TAKJIL – Warga membeli takjil di depan Masjid Babussalam sebelum berbuka puasa. (FOTO:SARAH/TIMEX)
TIMIKA, timikaexpress.id – Suasana Ramadan di Timika membawa berkah bagi para pedagang takjil di kawasan Masjid Agung Babusallam Timika.
Sebanyak 32 stan yang dibuka di depan masjid tersebut sudah jadi primadona karena diserbu warga setiap sore menjelang waktu berbuka puasa.
Lapak takjil ini menjadi salah satu pusat jajanan favorit masyarakat untuk berburu aneka menu buka puasa.
Pengunjung tidak hanya berasal dari jamaah sekitar masjid, tetapi juga warga dari berbagai wilayah di Timika dan dari beragam latar belakang.
Pengelola lapak takjil, Muhammad Dahlan Ahmad, mengatakan antusiasme masyarakat cukup tinggi, baik dari kalangan Muslim maupun masyarakat umum.
“Alhamdulillah, siapa pun boleh berbelanja di sini. Tidak hanya umat Muslim, masyarakat umum juga disilahkan,” ujarnya.
Untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban, pengelola bekerja sama dengan tim keamanan setempat.
Petugas dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas dan mengimbau pengunjung agar tidak memarkir kendaraan di pinggir jalan guna mencegah kemacetan, terutama menjelang waktu berbuka.
Menurut Dahlan, minat pedagang untuk membuka lapak di lokasi tersebut cukup tinggi. Namun keterbatasan lahan membuat jumlah stan harus dibatasi.
“Sebenarnya banyak yang ingin berjualan di sini, tetapi karena tempatnya terbatas, kami batasi karena hanya bisa menampung 32 penjual,” jelasnya.
Dengan pengelolaan yang tertib dan dukungan berbagai pihak, lapak takjil di Masjid Agung Babusallam diharapkan terus menjadi pilihan utama masyarakat selama Ramadan, sekaligus memberi dampak positif bagi perekonomian pelaku usaha kecil di Timika. (*/cr-71)














Tinggalkan Balasan