MUSNAHKAN –  Kapolsek Mimika Baru saat memusnakan meriam rakitan di halaman Mapolsek Miru, beberapa waktu lalu. (FOTO: DOK/TimeX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Belakangan terakhir ini, anak-anak marak memainkan meriam spirtus, oleh karena itu orang tua diimbau untuk melarang bermain meriam tersebut karena dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

Ipda Hempy Onna, Kasie Humas Polda Mimika saat ditemui Timika eXpress di Hotel Cartenz Jalan Budi Utomo pada Rabu (13/12) mengatakan, perlunya pengawasan terhadap permainan meriam spirtus.

Hal ini lantaran sudah menjadi kebiasaan anak-anak menjelang Desember.

“Kami imbau kepada setiap orang tua agar, tidak memberikan atau membelikan meriam spirtus kepada anak-anak,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga secara rutin melakukan razia di wilayah-wilayah yang terindikasi memainkan meriam spirtus.

“Beberapa waktu lalu ada laporan bahwa, sudah ada korban seorang anak yang tangannya terbakar akibat bermain meriam spirtus,” jelasnya.

Dari pantau wartawan di lapangan beberapa waktu lalu, terjadi pertengkaran antar kompleks yang melibatkan orang tua yang tidak terima anak ditembak dengan bunyi meriam spirtus.

Mendapati laporan tersebut, anggota langsung merespon ke TKP dan mengamankan situasi.

Sementara berkaitan dengan pengamanan Malam Natal dan Tahun Baru 2024, kata Hempy,  pihaknya akan melibatkan TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), panguyuban untuk melakukan pengamanan.

“Personel yang akan diterjunkan sebanyak 500 hingga 700 personel untuk mengamankan 20 gereja,” pungkasnya. (kay)