DEMO — Puluhan anggota Aliansi Pemuda Amungsa (APA) menggelar aksi unjuk rasa menuntut kepastian pelaksanaan tes 274 kuota CASN formasi khusus di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (21/9/2026). (FOTO : YUDIT/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id — Puluhan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Amungsa (APA) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (21/9/2026).

Massa menuntut kepastian pelaksanaan tes penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) formasi khusus dengan kuota 274 orang yang menurut mereka telah dijanjikan sejak 2024.

Massa menyatakan tidak akan membubarkan diri sebelum mendapatkan kepastian mengenai waktu pelaksanaan tes.

Bahkan, mereka mengancam akan bermalam di lingkungan Kantor Bupati Mimika apabila hingga sore hari belum ada kepastian.

“Dari 2024 janji sampai masuk 2027 belum ada jawaban. Kalau tidak ada jawaban, kami tidur di Kantor Bupati. Itu rumah kami juga. Kabupaten lain bisa luluskan anak daerahnya, Mimika tidak,” ungkap perwakilan Aliansi Pemuda Amungsa.

Menurut massa, persoalan kuota CASN tersebut telah berulang kali disampaikan, namun hingga kini belum mendapatkan kepastian mengenai pelaksanaan tes.

Mereka juga menyuarakan harapan agar anak-anak asli Amungme dan Kamoro mendapat perhatian dalam proses penerimaan CASN di Kabupaten Mimika.

“Kenapa anak Amungme Kamoro tetap melarat di tanah sendiri? Padahal kita punya Otsus paling besar,” lanjut perwakilan massa.

Pemkab dan DPRK Sampaikan Hasil Koordinasi

Di tengah aksi, perwakilan Pemerintah Kabupaten Mimika dan DPRK Mimika menemui massa untuk menyampaikan perkembangan koordinasi dengan pemerintah pusat.

Mewakili pemerintah, Pj. Sekda Mimika Abraham Kateyau, didampingi Kepala BKPSDM) Hermalina W. Imbiri, serta perwakilan Komisi I DPRK Mimika, Esterika Agustina Komber dan Daud Bunga, menyampaikan bahwa mereka telah berkunjung ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) di Jakarta pada pekan sebelumnya.

Menurut mereka, pihak kementerian menyampaikan bahwa informasi resmi terkait persoalan tersebut akan disampaikan kepada BKPSDM dalam minggu berjalan.

“Kami sudah ke KemenPAN-RB minggu lalu. Staf Khusus Menteri menyampaikan informasi akan dikirim ke BKPSDM dalam minggu ini. Yang menentukan bukan di daerah, tapi di pusat,” jelas perwakilan pemerintah.

Namun, penjelasan tersebut belum membuat massa membubarkan diri.

Mereka tetap meminta kepastian mengenai waktu pelaksanaan tes, bukan hanya informasi mengenai proses koordinasi.

Setelah melalui diskusi bersama antara Pemkab Mimika, DPRK Mimika dan Aliansi Pemuda Amungsa, disepakati empat orang perwakilan akan diberangkatkan ke Jakarta.

Empat perwakilan tersebut terdiri dari dua orang Amungme dan dua perwakilan dari Kamoro.

Mereka akan bertemu langsung dengan pihak KemenPAN-RB untuk menyampaikan aspirasi terkait tuntutan 274 kuota CASN tersebut.

Kesepakatan tersebut menjadi tindak lanjut dari aksi yang dilakukan massa di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika.

Massa berharap perjuangan mereka mendapatkan kepastian dan tindak lanjut terkait pelaksanaan tes 274 kuota CASN yang mereka tuntut. (yud)