KASAT RESKRIM — Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Putut Yudha Pratama menyampaikan perkembangan penyidikan kasus pembunuhan tukang ojek di Jalan Amungsa Indah, Timika, Senin (7/9/2026).  (FOTO: GREN/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Kepolisian Resor Mimika menyebut sekitar 14 orang diduga berkaitan dengan kasus pembunuhan tukang ojek berinisial S.K. di Jalan Amungsa Indah, tembusan Jembatan Waker, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Dari jumlah tersebut, tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara polisi masih memburu sejumlah orang lainnya yang identitas dan keberadaannya telah diketahui penyidik.

Kasus pembunuhan tersebut terjadi pada 25 Juli 2026.

Pengungkapan kasus dilakukan melalui pengembangan penyelidikan setelah tim gabungan mengamankan lima orang di wilayah Distrik Kwamki Narama pada Sabtu (29/8/2026) dini hari.

Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Putut Yudha Pratama mengatakan, dari lima orang yang diamankan, satu orang berinisial A.S. ditetapkan sebagai tersangka pada Sabtu (29/8/2026).

Sementara empat orang lainnya dinyatakan tidak terlibat dan telah dipulangkan.

“Dari lima orang yang diamankan, ada satu orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 29 Agustus 2026 siang. Empat orang lainnya sudah dipulangkan kemarin sore,” ujar Putut kepada awak media di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Senin (7/9/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, A.S. mengakui perannya sebagai pengemudi kendaraan yang digunakan untuk mengantar sejumlah orang menuju lokasi kejadian.

Penyidik kemudian melakukan pengembangan hingga mengamankan dua orang lainnya.

Keduanya juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kita sudah tetapkan tiga tersangka, perannya dua sebagai sopir, dan satu ikut terlibat,” kata Putut.

Menurut Putut, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya sekitar 14 orang yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Polisi telah mengantongi identitas serta informasi mengenai keberadaan sejumlah orang yang masih dicari.

“Kita sudah kantongi data, identitas dan tempat pelaku utama, namun kita masih melakukan perhitungan yang lebih dalam lagi untuk penggerebekan sekaligus penangkapan. Jadi, hasil pemeriksaan, pelaku ada sekitar 14 orang,” jelasnya.

Kini, polisi masih mendalami peran masing-masing orang yang disebut dalam hasil pemeriksaan tersebut.

Penyidik juga terus mengumpulkan bukti untuk memastikan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

Sementara motif pembunuhan hingga kini belum diketahui secara pasti.

Polisi masih mendalami keterangan para tersangka serta bukti-bukti lain untuk mengungkap latar belakang dan rangkaian kejadian.

Hingga Senin (7/9/2026), polisi masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah orang yang diduga terlibat.

Penyidik memastikan proses hukum akan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh pihak yang berkaitan dengan kasus tersebut. (via)