SOSIALISASI — Kesbangpol Kabupaten Mimika menggelar sosialisasi pembentukan dan penumbuhan karakter keluarga melalui penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila yang diikuti 200 orang tua, wali siswa dan guru tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Mimika di Hotel Grand Tembaga, Rabu (2/9/2026). (FOTO: YESON/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika menggelar sosialisasi pembentukan dan penumbuhan karakter keluarga melalui penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Kegiatan yang mengangkat tema peran orang tua dalam pembentukan karakter anak tersebut berlangsung di Purpose Room L1 Hotel Grand Tembaga, Mimika, Rabu (2/9/2026) pukul 09.00 WIT.
Sebanyak 200 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Peserta terdiri atas orang tua atau wali siswa serta guru pendamping tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Mimika.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari itu menghadirkan tiga narasumber dengan materi terkait penguatan karakter anak dan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.
Narasumber pertama, Januarman Larosa, S.Pd., M.M., dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, menyampaikan materi tentang peran orang tua dalam pembentukan karakter anak melalui penghayatan dan pengamalan Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Narasumber kedua, Petrus Lewa Koten, S.H., M.Si., dosen Institut Jembatan Bulan (IJB) Timika, membawakan materi “Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Keluarga serta Implementasinya dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”.
Sementara narasumber ketiga, Irsansari, S.Kom., M.Adm.SDA., Fungsional Analis Kebijakan Kesbangpol Mimika, menyampaikan materi mengenai peran pemerintah dalam membangun penguatan nilai-nilai Pancasila di masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan Kesbangpol Mimika tersebut menggunakan metode ceramah dan diskusi.
Peserta juga mendapatkan sejumlah fasilitas berupa kaus, alat tulis, buku tulis, makan siang dan uang transportasi.
Asisten III Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Drs. Ananias Faot, M.Si., dalam sambutannya mengatakan, pembangunan bangsa tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi, tetapi juga harus dimulai dari pembangunan manusia yang memiliki karakter, moral, integritas serta kecintaan terhadap peradaban bangsa dan negara.
“Dalam konteks pembangunan Kabupaten Mimika, masyarakat yang maju, sejahtera, aman dan berkeadaban membutuhkan pembangunan karakter generasi muda sebagai pondasi utama,” ujarnya.
Menurutnya, anak-anak saat ini merupakan pemimpin masa depan.
Karena itu, pembentukan karakter tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab sekolah atau pemerintah, tetapi harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai tempat pendidikan pertama dan utama.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat peran keluarga dalam membentuk generasi muda yang memiliki rasa cinta Tanah Air, disiplin, kreatif dan bertanggung jawab.
“Anak-anak kita hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu, pembentukan karakter tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab sekolah atau pemerintah, tetapi dimulai dari lingkungan keluarga sebagai pendidikan pertama dan utama,” katanya. (cr-73)


























Tinggalkan Balasan