Data inflasi dan deflasi periode Juli 2026 yang dikeluarkan BPS Mimika. (FOTO:IST)

MIMIKA, timikaexpress.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) pada Juli 2026 mencapai 3,28 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 116,36.

Sementara inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) tercatat 0,26 persen, dan inflasi tahun kalender (year-to-date/y-to-d) sebesar 3,18 persen.

Kenaikan inflasi tahunan dipicu meningkatnya harga pada sejumlah kelompok pengeluaran.

Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi tertinggi sebesar 20,78 persen, disusul transportasi 10,63 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya 4,55 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 2,38 persen, makanan, minuman, dan tembakau 1,25 persen, serta kesehatan 0,95 persen.

Sementara itu, kelompok pakaian dan alas kaki, perlengkapan rumah tangga, serta pendidikan mengalami deflasi.

BPS menyebut komoditas yang paling mendorong inflasi tahunan antara lain emas perhiasan, angkutan udara, bahan bakar rumah tangga, bensin, beras, minyak goreng, berbagai jenis ikan, udang basah, mobil, kopi bubuk, roti manis, hingga sigaret kretek mesin (SKM).

Sebaliknya, komoditas seperti daging babi, tomat, cabai rawit, daging ayam ras, sabun deterjen bubuk, kacang panjang, daun bawang, tahu mentah, dan kol putih menjadi penyumbang deflasi yang menahan laju inflasi.

Secara bulanan, inflasi Juli 2026 terutama dipicu kenaikan harga terong, bensin, ikan cakalang, ikan kakap merah, semangka, wortel, jeruk, bawang putih, minyak goreng, dan tempe.

Di sisi lain, turunnya harga tomat, daging babi, cabai rawit, cumi-cumi, angkutan udara, cabai merah, dan bawang merah membantu menekan kenaikan inflasi.

Dari sisi andil, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi penyumbang terbesar inflasi tahunan dengan kontribusi 1,48 persen, terutama akibat kenaikan harga emas perhiasan.

Disusul kelompok transportasi 0,93 persen, makanan, minuman, dan tembakau 0,55 persen, serta perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,34 persen.

Jika dibandingkan tahun sebelumnya, inflasi Mimika menunjukkan tren meningkat.

Inflasi tahunan Juli 2026 sebesar 3,28 persen, lebih tinggi dibanding Juli 2025 yang tercatat 3,16 persen dan Juli 2024 sebesar 3,05 persen.

Sementara inflasi tahun kalender mencapai 3,18 persen, naik dibanding periode yang sama pada 2025 sebesar 1,93 persen dan 2024 sebesar 2,75 persen.

Meski demikian, perkembangan harga pada bulan-bulan mendatang masih akan dipengaruhi kondisi pasokan, distribusi, serta tingkat permintaan masyarakat. (*)