GRAND FINAL – Persiapan tempat acara grand final Pemilihan Puteri Anak dan Remaja Papua Tengah 2026 yang akan digelar di Café Cartenz, Timika, Rabu (29/7/2026) siang ini. (FOTO: IST/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Sebanyak 11 finalis dari berbagai daerah di Provinsi Papua Tengah siap bersaing dalam Grand Final Pemilihan Puteri Anak dan Remaja Papua Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Café Cartenz, Lantai 2, Timika, Rabu (29/7/2026).

Diselenggarakan oleh D&D, grand final yang dijadwalkan mulai pukul 12.00 WIT, akan dibuka secara resmi oleh Ketua Pelaksana, Evi Magal dan Pillo Samonsabra selaku Penanggung Jawab kegiatan.

Dimana sebelumnya para kontestan yang bersaing memperebutkan tiket ke ajang nasional telah melewati tahapan audisi dan pembekalan.

Pada grand final tersebut, peserta terbagi dalam dua kategori, yakni Puteri Anak berusia 9–13 tahun dan Puteri Remaja berusia 14–17 tahun.

Dari seluruh finalis, akan dipilih dua terbaik yang akan mewakili Papua Tengah pada ajang Puteri Anak dan Remaja Indonesia di tingkat nasional.

Ketua Pelaksana, Evi Magal, mengatakan ajang tersebut bukan sekadar kompetisi kecantikan, tetapi menjadi wadah pembinaan karakter dan pengembangan potensi anak sejak usia dini.

“Ajang ini merupakan salah satu upaya membangun sumber daya manusia. Yang paling utama bukan soal menang atau kalah, tetapi bagaimana anak-anak mampu menumbuhkan rasa percaya diri, semangat, dan mengembangkan talenta yang mereka miliki sebagai bekal meraih cita-cita dan prestasi,” ujarnya.

Evi juga mengapresiasi Penanggung Jawab sekaligus pemegang lisensi Puteri Anak dan Remaja Papua Tengah, Pillo Samonsabra, yang dinilai telah membuka ruang bagi generasi muda Papua Tengah untuk mengembangkan potensi di bidang pengembangan diri.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mendapat dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah, termasuk melalui kolaborasi dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Ini menjadi fondasi yang baik dalam pengembangan potensi anak-anak Papua Tengah. Kami siap mendukung agar mereka dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan dan menjadi bagian dari promosi daerah,” katanya.

Sementara itu, Pillo Samonsabra mengatakan penyelenggaraan Puteri Anak dan Remaja Papua Tengah tahun ini merupakan yang pertama sejak Papua Tengah resmi menjadi provinsi.

Ia menilai anak-anak Papua Tengah memiliki potensi yang tidak kalah dibandingkan daerah lain. Hal itu, menurutnya, telah dibuktikan oleh para perwakilan Papua pada ajang nasional yang mampu tampil kompetitif.

“Melalui pemilihan ini kami ingin menunjukkan bahwa Papua Tengah memiliki generasi muda yang berbakat dan mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Pillo menjelaskan, ajang tersebut juga menjadi wadah pengembangan kapasitas anak-anak agar mampu bersinergi dengan pemerintah, dunia usaha, serta pelaku ekonomi kreatif dalam mempromosikan potensi Papua Tengah.

Ia menambahkan, pembinaan peserta mengusung konsep 3B, yakni Beauty, Behaviour, dan Brain.

Menurutnya, penilaian tidak hanya berfokus pada penampilan fisik, tetapi juga karakter, etika, kecerdasan, kemampuan berkomunikasi, serta kepercayaan diri.

“Yang kami cari bukan hanya kecantikan fisik, tetapi juga inner beauty, sikap yang baik, kepedulian terhadap sesama, serta kemampuan menggali potensi diri agar kelak mampu menjadi duta yang membawa nama baik Papua Tengah,” katanya. (vis)