PERSIAPAN LOMBA – Pemilik Kopi Mulo bersama para pemilik kafe dan komunitas barista se-Kabupaten Mimika mengikuti technical meeting sebagai persiapan akhir menjelang Lomba Pembuatan Kopi yang akan digelar di Kopi Mulo, Selasa (28/7/2026). Kompetisi ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus mengukur kemampuan barista lokal di Kabupaten Mimika. (FOTO: IST/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Pemilik Kopi Mulo bersama para pengusaha kafe dan komunitas barista se-Kabupaten Mimika menggelar technical meeting sebagai tahap akhir persiapan menjelang pelaksanaan lomba barista yang akan berlangsung pada Selasa (28/7/2026) pukul 17.00 WIT di Cafe Kopi Mulo.
Pertemuan teknis tersebut menjadi ajang menyatukan persepsi panitia dan peserta sekaligus mempererat silaturahmi antar pelaku usaha kopi di Mimika.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi wadah untuk mengukur kompetensi barista lokal yang selama ini masih minim kesempatan mengikuti kompetisi resmi.
Pemilik Cafe Kopi Mulo, Renzo Kalvien Palino, mengatakan antusiasme peserta cukup tinggi.
Awalnya panitia hanya menyiapkan kuota untuk 16 peserta, kemudian ditambah menjadi 32 peserta.
Namun, karena tingginya minat, jumlah peserta akhirnya ditetapkan sebanyak 36 orang dengan mempertimbangkan kapasitas tempat.
“Tujuan kami mengadakan lomba ini untuk menjaga silaturahmi antar pemilik kafe, pelaku usaha, dan teman-teman barista. Yang paling penting, kami ingin mengukur kualitas barista yang ada di Timika karena selama ini sangat jarang ada wadah kompetisi yang difasilitasi,” ujar Renzo.
Ia menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan secara swadaya oleh para pemilik kafe di Mimika dengan dukungan sponsor dari PT Pertamina.
Persiapan telah dilakukan selama sekitar satu bulan.
Semula lomba direncanakan bertepatan dengan perayaan hari jadi ke-7 Kopi Mulo pada 27 Juni 2026.
Namun, pelaksanaannya diundur ke akhir Juli agar seluruh persiapan, baik teknis maupun koordinasi peserta, dapat dilakukan secara lebih matang.
Renzo menambahkan, persyaratan mengikuti lomba dibuat terbuka bagi siapa saja yang memiliki pengalaman dalam meracik dan menyajikan kopi, sehingga kompetisi diharapkan mampu melahirkan barista-barista berbakat dari Kabupaten Mimika.
Panitia berharap pelaksanaan lomba dapat berjalan lancar sekaligus menjadi bukti semangat kolaborasi dan kemandirian pelaku industri kopi lokal dalam mengembangkan ekosistem kopi di Mimika tanpa harus bergantung sepenuhnya pada dukungan pemerintah. (*)














Tinggalkan Balasan