PENYALURAN BLT – Pemerintah Kampung Hangaitji, Distrik Mimika Baru, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Ekstrem Tahap I kepada 33 kepala keluarga penerima manfaat. (FOTO: Yudith/TimeX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Pemerintah Kampung Hangaitji, Distrik Mimika Baru, mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa bagi warga kategori miskin ekstrem tahap pertama tahun 2026. Sebanyak 33 Kepala Keluarga (KK)  yang ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam penyaluran yang dipusatkan di Balai Kampung Hangaitji.

Program BLT ekstrem tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah yang dilaksanakan di seluruh kampung di Kabupaten Mimika.

Penyaluran dilakukan dua kali dalam setahun, dengan masing-masing tahap mencakup bantuan untuk periode enam bulan.

Bendahara Kampung Hangaitji, Soni Siletty, menjelaskan penerima bantuan dipilih berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan pemerintah kampung bersama para ketua RT.

Setiap RT mengusulkan tiga kepala keluarga sebagai penerima sehingga dari total 11 RT ditetapkan sebanyak 33 KK yang berhak menerima bantuan.

Menurutnya, penerima diprioritaskan bagi warga yang kehilangan mata pencaharian, tidak memiliki penghasilan tetap, maupun penyandang disabilitas yang sudah tidak mampu bekerja.

“Penyaluran dilakukan dua tahap dalam setahun. Kami berharap para ketua RT benar-benar memilih warga yang paling membutuhkan sehingga bantuan ini tepat sasaran, karena bersumber dari Dana Desa dan penggunaannya akan diawasi,” ujar Soni.

Ia menjelaskan, meski pada prinsipnya bantuan dapat diserahkan langsung kepada penerima, kali ini penyaluran dipusatkan di balai kampung sebagai langkah menjaga keamanan dan menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Seluruh proses penyaluran juga akan dituangkan dalam berita acara sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa.

Dalam kesempatan yang sama, Kasi Pemerintahan Distrik Mimika Baru, Frence Anna Yapen, menyampaikan pesan Kepala Distrik Mimika Baru agar penyaluran bantuan berlangsung tertib dan kondusif.

Ia juga mengajak masyarakat mendukung program Koperasi Merah Putih serta meningkatkan kesadaran dalam mengurus administrasi kependudukan.

“Ibu Kepala Distrik berpesan agar penyaluran berjalan lancar tanpa menimbulkan keributan. Kami juga mengajak masyarakat mendukung program Koperasi Merah Putih dan meningkatkan pelayanan administrasi di kampung,” katanya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kampung Hangaitji, Bripka Nikson, mengingatkan para ketua RT agar memastikan bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar memenuhi kriteria penerima.

Ia menegaskan BLT tidak boleh dialihkan kepada warga yang telah memiliki pekerjaan tetap atau penghasilan yang memadai.

Pada kesempatan tersebut, Nikson juga mengajak seluruh perangkat kampung mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi yang tengah dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) di wilayah Hangaitji.

Menurutnya, petugas sensus perlu mendapat dukungan agar proses pendataan berjalan lancar tanpa hambatan maupun pungutan yang tidak semestinya.

“Kami berharap seluruh RT membantu petugas BPS yang sedang melakukan pendataan. Jangan menghalangi kegiatan pemerintah ataupun melakukan pungutan. Semua ini dilakukan untuk mendukung pembangunan Kampung Hangaitji,” tegasnya.

Pemerintah Kampung Hangaitji berharap penyaluran BLT ekstrem tahap pertama dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan sekaligus menjadi contoh pelaksanaan bantuan sosial yang transparan, tepat sasaran, dan akuntabel di Kabupaten Mimika. (*)

Penulis: Yudith Sanggu
Editor: Maurits SDP