NORMAL – Akses masuk melalui check point 32 kembali normal setelah sempat diblokade sekelompok massa. (FOTO:ISTIMEWA)

MIMIKA, timikaexpress.id – Aksi blokade yang dilakukan sekelompok warga di area Check Point Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (4/6/2026) pagi, akhirnya berakhir setelah melalui negosiasi dengan pihak kepolisian.

Sebelumnya, aksi pemalangan yang dimulai sekitar pukul 05.30 WIT itu sempat menyebabkan akses utama menuju kawasan Kuala Kencana lumpuh.

Ratusan karyawan tertahan karena kendaraan operasional, mulai dari sepeda motor hingga bus jemputan, tidak dapat melintas.

Aksi tersebut dikabarkan berkaitan dengan persoalan pengelolaan besi tua di lingkungan PT Freeport Indonesia.

Seorang karyawan, Rian, mengatakan para pekerja tidak dapat masuk melalui pintu utama selama aksi berlangsung.

“Pagi ini ada aksi pemalangan di depan pintu masuk check point. Karyawan semua tidak bisa masuk karena ada aksi demo,” ujarnya.

Untuk memastikan aktivitas kerja tetap berjalan, perusahaan mengalihkan akses masuk karyawan melalui jalur darurat.

“Karyawan masuk lewat pintu emergency di 32. Kalau pintu utama masuk Kuala Kencana masih ditutup,” katanya.

Setelah dilakukan mediasi oleh aparat kepolisian, massa akhirnya membuka blokade.

Akses masuk melalui Check Point Kuala Kencana kembali normal dan aktivitas lalu lintas kendaraan operasional berangsur lancar.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah personel Polsek Kuala Kencana masih berjaga di lokasi guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. (via)