TROPHY – Para pemain PSG mengangkat trophy juara Liga Champions yang berlangsung di Puskas Arena, Hungaria, Sabtu (30/5) waktu setempat.

BUDAPEST, timikaexpress.id – Paris Saint-Germain (PSG) kembali mencatatkan sejarah di pentas sepak bola Eropa setelah sukses mempertahankan gelar Liga Champions usai mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti 4-3 pada laga final yang berlangsung di Puskas Arena, Hungaria, Sabtu (30/5) waktu setempat.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal.

Arsenal berhasil membuka keunggulan cepat melalui gol Kai Havertz pada menit keenam dan menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

PSG baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-65 melalui eksekusi penalti Ousmane Dembele.

Hadiah penalti diberikan setelah Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan di kotak terlarang.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir.

Kedua tim juga gagal menambah gol selama babak perpanjangan waktu, sehingga pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.

Dalam babak penentuan tersebut, PSG tampil lebih tenang.

Dari lima penendang, hanya Nuno Mendes yang gagal menjalankan tugasnya.

Sementara Arsenal kehilangan dua kesempatan emas setelah Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes gagal mencetak gol.

Momen penentuan terjadi saat Beraldo sukses menuntaskan tugas sebagai penendang kelima PSG.

Di sisi lain, tendangan Gabriel Magalhaes melambung di atas mistar gawang, memastikan kemenangan PSG dengan skor 4-3.

Keberhasilan ini membuat PSG mempertahankan mahkota Liga Champions dan menorehkan prestasi bersejarah dengan meraih gelar secara beruntun.

Sebelumnya, klub asal Prancis tersebut juga berhasil menjuarai Liga Champions musim 2024/2025.

Kemenangan itu sekaligus mempertegas posisi PSG sebagai salah satu kekuatan dominan sepak bola Eropa dalam beberapa musim terakhir di bawah asuhan Luis Enrique. (*)