KEBAKARAN – Kasus kebakaran hebat yang melanda tempat usaha dan pemukiman warga di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Rabu (28/1/2026). (FOTO:IST/TIMEX)
TOLIKARA, timikaexpress.id – Kebakaran hebat melanda kawasan Giling Batu hingga pertengahan Kogome, Kota Karubaga, Kabupaten Tolikara, Rabu (28/1/2026).
Sedikitnya 110 unit bangunan hangus, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp22 miliar.
Api mulai berkobar sekitar pukul 14.00 WIT dan baru berhasil dipadamkan tiga jam kemudian, sekitar pukul 17.00 WIT.
Bangunan yang terbakar meliputi kios sembako, toko bangunan, rumah makan, serta rumah warga.
Tidak adanya unit pemadam kebakaran membuat aparat gabungan TNI–Polri bersama masyarakat melakukan pemadaman secara manual menggunakan mesin pompa air dan peralatan seadanya.
Satu unit excavator turut dikerahkan untuk merobohkan bangunan tertentu guna memutus perambatan api yang diperparah angin kencang.
Kapolres Tolikara, Kompol Roberth Hitipeuw, S.H., M.H., memerintahkan jajaran Satreskrim dan Satintelkam untuk melakukan pendataan korban serta menyelidiki penyebab kebakaran.
“Saya telah memerintahkan pendataan awal terhadap para pemilik kios dan rumah yang terdampak, serta penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini,” ujarnya.
Namun, proses pendataan terkendala karena sebagian besar warga telah mengungsi ke rumah keluarga mereka.
Untuk sementara, Aula Polres Tolikara dibuka sebagai tempat pengungsian, meski belum sepenuhnya terisi karena warga memilih tinggal bersama keluarga dan kerabat terdekat.
Dalam penyelidikan awal, polisi masih mencari keberadaan seorang warga bernama Anto.
Rumah yang bersangkutan diduga menjadi titik awal munculnya api.
Meski tidak ada korban jiwa, dampak ekonomi dinilai cukup besar.
Hingga malam hari, personel kepolisian tetap disiagakan di lokasi kejadian untuk menjaga keamanan aset warga yang tersisa serta mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru. (red)















Tinggalkan Balasan