DAMPINGI – Kapolsek Miru, AKP Putut Yudha Pratama didampingi Kanit Reskrim Polsek Miru, Ipda Teguh Krisandi Fardha (FOTO: GREN/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Minimnya Closed Circuit Television (CCTV) di Kota Timika, mengakibatkan banyak aksi kejahatan di jalanan terjadi, baik siang maupun malam hari.

Buktinya, kasus begal kerap terjadi hampir di kawasan pusat kota Timika, dan tidak sedikit warga menjadi korban.

Menyikapi maraknya aksi begal tersebut, Kapolsek Mimika Baru (Miru), AKP Putut Yudha Pratama, Senin (7/7), mengimbau seluruh masyarakat Mimika untuk selalu waspada dan berhati-hati saat melintasi jalanan sepi dan minim cahaya.

Ia menyebut, beberapa hari lalu, pihaknya berhasil menangkap salah seorang pelaku begal di Jalan Freeport Lama, kawasan Gorong-gorong.

Adapun saat diinterogasi, pelaku mengaku sudah melancarkan aksinya sebanyak empat kali dengan manfaatkan situasi sepi.

“Aksi begal saat ini marak, pastikan diri selalu waspada,” pesan AKP Putut sekaligus mengimbau agar masyarakat Mimika tidak melintasi jalanan sepi, apalagi di malam hari,” serunya.

Khusus pengendara sepeda motor, diharapkan agar selalu ditemani atau berboncengan, sehingga bisa membantu ataupun menjadi saksi saat mengalami tindak kriminal.

Ia menyebut sejumlah titik rawan begal, yaitu di kawasan Gorong-gorong, jalan arah Bandara Lama hingga pagar kuning, Jalan Freeport Lama, Jayanti Sempan, Irigasi, dan Jalan Busiri.

Dikatakan pula, apabila masyarakat mengalami gangguan Kamtibmas ataupun begal, baiknya cepat menghubungi Call Center 110, sehingga cepat pula di respon personel Polsek Mimika Baru.

AKP Putut juga berharap kiranya Pemkab Mimika melalui dinas terkait bisa memperbanyak pemasangan CCTV di dalam kota Timika, khususnya pada titik-titik rawan aksi kejahatan.

Menurut dia, rekaman CCTV sangat membantu upaya kepolisian dalam mengidentifikasi para pelaku kejahatan. (via)