PERTEMUAN – Nampak suasana pertemuan Tim Pengurus YPMAK bersama warga Distrik Potowaiburu pada Kamis (20/3/2025) (FOTO: INDRI/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Haotje Watori, Wakil Ketua Pengurus Bidang Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku organisasi pengelola dana kemitraan PF Freeport Indonesia, mendorong warga Distrik Potowaiburu untuk mengembangkan usaha pariwisata.

Dengan destinasi alam yang sangat indah dan luar biasa, dipastikan cocok untuk pengembangan pariwisata.

Dorongan ini selaras dengan visi dan misi YPMAK, yaitu ingin menjadikan putra dan putri Amungme Kamoro sebagai pengusaha.

“Karena target YPMAK tahun ini bina 20 pelaku usaha putra-putri Amungme Kamoro sesuai visi dan misi Ketua Pengurus YPMAK,”ujar Haotje Watori saat Kunjungan Kerja (Kunker), Monitoring Tim Pengurus YPMAK di Distrik Potowaiburu, Kamis (20/3/2025).

Selain mendorong pengembangan usaha pariwisata dan lahirnya pengusaha muda Amungme-Kamoro, dipastikan ke depan Distrik Potowaiburu bakal diincar banyak pengusaha non Orang Asli Papua (OAP).

Apalagi ke depannya sudah ada akses jalan darat, maka Distrik Potowaiburu bisa jadi ikon baru di Mimika.

Sementara itu, Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka juga mengatakan, dengan potensi alam yang dimiliki, Potowaiburu sangat cocok dijadikan lokasi pariwisata, terlebih wisata alam hutan mangrove.

“Dengan layanan penerbangan udara seminggu sekali ke Potowaiburu, tentu sangat bagus,  dan ini bisa mendukung roda perekonomian, dengan harapan ada putra-putri Amungme Kamoro bisa jadi pengusaha sukses bahkan hebat,” pungkasnya. (eno)