FOTO BERSAMA – Mahasiswa Fakultas Vokasi Pelayaran Teknologi Rekayasa Operasi Kapal pada Universitas Hang Tuah Surabaya, foto bersama para nelayan di Poumako, Selasa (1/10/2024). (FOTO:GREN/TIMEX)
TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Mahasiswa Diploma IV dari Fakultas Vokasi Pelayaran Teknologi Rekayasa Operasi Kapal, Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya, menggelar sosialisasi Pengabdian Masyarakat, Pentingnya Pengetahuan dan Penggunaan Alat Bantu Keselamatan Life Jacket kepada para nelayan di Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika-Papua Tengah.
Sosialisasi digelar di ruang tunggu Pelabuhan Poumako pada Selasa (1/10/2024) oleh mahasiswa tersebut didampingi langsung Djamaludin, SE., M.AP., M. Tr.Opsla., M.Mar selaku Dekan, Dr. Kuncowati S.Tr., M.T selaku Ka.Prodi TROK dari Universitas Hang Tuah Surabaya.
Turut serta mahasiswa Taruna UHT Surabaya, diantaranya Eugenne Reinhard, Ferdianto Awat, Irfan Muhammad, Rudi Iswanto, Mexi Miano Ubjaan, Fryson, Yonas Morpeteyau, dan Alvin Jacky Vernandi.
Yonas Moporteyau, mahasiswa Fakultas Vokasi Pelayaran Teknologi Rekayasa Operasi Kapal UHT Surabaya dalam sambutannya, mengatakan nelayan ketika mencari ikan di laut, wajib menggunakan life jacket.
“Life jacket sangat penting untuk keselamatan kita di laut, terutama para nelayan saat melaut,” tandasnya.
Selanjutnya, Eugenne Reinhard, mahasiswa Fakultas Vokasi Pelayaran Teknologi Rekayasa Operasi Kapal, ketika menyajikan materi seputar penggunaan life jacket kepada nelayan di Poumako, menegaskan life jacket merupakan alat bantu untuk mengapungkan diri di atas air pada saat terjadi insiden kecelakaan di laut.
“Jadi, nelayan di Poumako kalau mencari ikan, wajib menggunakan life jacket,” pesannya.
Selepas sosialisasi, Mexi Miano Ubjaan, yang juga mahasiswa Fakultas Vokasi Pelayaran Teknologi Rekayasa Operasi Kapal, kepada Timika eXpress, mengatakan masyarakat pesisir, khususnya nelayan di Poumako selama ini belum memahami life jacket sebagai alat bantu keselamatan ketika terjadi cuaca buruk di laut.
“Life jacket ini harus dipersiapkan sebelum mencari ikan di laut. Karena terkadang kita mendapatkan informasi sering terjadi kecelakaan laut dan meninpa para nelayan hilang dan warga yang melakukan pelayaran tanpa didukung peralatan keselamatan,” ujarnya.
Untuk itu, Mexi Miano Ubjaan berharap agar Pemkab Mimika dapat memberikan bantuan berupa life jacket kepada nelayan di Poumako.
Sementara itu, Norbetus Wauwkateyau, salah satu nelayan kepada Timika eXpress mengaku selama ini ia mencari ikan di Poumako tidak menggunakan life jacket.
Bahkan, Norbertus mengaku belum pernah mendapat bantuan life jacket dari pihak manapun.
“Saya ini nelayan, belum pernah dari Pemda Mimika ataupun pihak terkait yang berikan bantuan kepada saya, mungkin dikasih ke nelayan lain, tapi saya belum pernah dapat sama sekali,” ungkapnya. (glt)









Tinggalkan Balasan