Mariunus Tandiseno (FOTO: INDRI/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Mimika, dinilai terkesan dipaksanakan, karena letaknya sangat dekat dengan SMAN 1, Keluarhan Inauga Distrik Wania.
Mariunus Tandiseno, Anggota DPRD Kabupaten Mimika mengaku sangat menyayangkan pendirian sekolah tersebut, karena tidak seharusnya di lingkungan SMA Negeri 1.
“Sebebarnya tidak masalah kalau dibangun lagi SMAN 7, tetapi berdekatan sekali dengan SMAN 1. Percuma saja Dinas Pendidikan terapkan zonasi,” ujar Mariunus di Kantor DPRD Mimika, Jumat (16/8/2024).
Ia menuturkan, sesuai pembahasan bersama DPRD Mimika, lokasi pembangunan SMAN 7 bukan di samping SMA Negeri 1 Timika.
“Tetapi herannya kenapa sudah dibangun di belakang SMAN 1, itu saya ketahui ketika saya melintas di depan sekolah, tentu saja, saya heran juga,” ungkap Politisi Golkar tersebut.
Menurut Mariunus, bila sekolah terlalu berdekatan satu sama lain, tentu saja akan memberikan dampak negatif, sebab rentan tawuran antar sekolah dan lain-lain. disamping itu, ketika kedepannya sekolah tersebut berkembang, tentunya membutuhkan fasilitas dan infrastruktur yang lebih besar.
Dengan demikian juga membutuhkan area yang cukup luas. Tentunya ini berkaitan dengan anggaran, karena jangan sampai setelah membutuhkan peningkatan pembangunan, pemerintah tentunya membutuhkan biaya lagi untuk pengadaan lahan dan pembangunan gedung baru.
“Kalau memang belum bisa jangan dipaksakan, uangnya dikembalikan ke negara dulu. Kalau memang tempatnya sudah oke baru dianggarkan kembali,” pungkasnya. (ela)















Tinggalkan Balasan