Reynold Ubra (FOTO: INDRI/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika mengatakan, sebelum 17 Agustus 2024 nanti, Dinkes akan melakukan penyemprotan (fogging) di rumah-rumah warga, untuk mencegah berkembangnya nyamuk malaria.

Dihubungi Timika eXpres, Selasa (6/8/2024) ia mengatakan, diperkirakan curah hujan di minggu pertama Agustus akan stabil, dan berkurang dipertengahan Agustus sampai September, dan pastinya Dinkes sudah mengatisipasi meningkatkannya penyakit malaria, demam berdarah (DBD dan diare,” ujar Reynold.

Sebab pada saat musim hujan akan terjadi genangan air, yang menjadi tempat beterlurnya nyamuk, dan disaat itulah orang akan rentan tekena penyakit malaria, DBD, juga diare

“Memang kami sudah antisiapsi hal itu,  makanya sebelum 17 agustus kami sudah melakukan penyemprotan,” ucap Reynold

Dijelaskannya, bila masuk pada masa transisi, dari musim penghujan beralih ke musim kemarau, nyamuk malaria dan DBD akan cepat berkembang, untuk itu masyarakat terus diingatkan untuk  terapkan 3M, yaitu menguras, menutup dan mengubur genangan air dan botol bekas.

“Bagi kami malaria dan DBD adalah yang paling berat sebab gejalanya sama , tetapi penyebabnya berbeda, kalau DBD disebabkan karena virus yang bisa menyebabkan kematian, sedangkan malaria bisa bertahan sangat lama didalam tubuh,” jelas Reynold

Menurut nya 3M ini sangat penting karena sangat berhubungan dengan pola hidup sehat, karena munculnya penyakit malaria dan diare disebabkan perilaku masyarakat, terutama soal kebersihan lingkungan.(ela)