TENDANG – Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Petrus Lewa Koten, SH, MSi, menendang bola perdana ke gawang, saat pembukaan turnamen futsal tingkat SMP se-Kabupaten Mimika, di GOR Futsal Jalan Poros SP 5, Selasa (6/8). Tampak Kadisparbudpora, Jacob Jantje Toisuta, S.E, dan Sekretaris Santi Sondang, serta undangan lainnya. (FOTO: LINDA/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dispadbudpora) Kabupaten Mimika menggelar multi event turnamen futsal kategori putra tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kabupaten Mimika, yang berlangsung di Gedung Olahraga (Gor) Futsal, Jalan Poros SP 5, Selasa (6/8).
Kegiatan ini diikuti 21 sekolah diantaranya SMP Kristen Kalam Kudus, SMP Negeri 7 Mimika,
SMP Shining Star, SMP Negeri Koperapoka, SMPIT Permata Papua, SMP Negeri 5 Mimika,
SMP Adven Timika, SMP Sion Timika, Sekolah Islam Cordova, SMP Negeri Sentra Pendidikan,
Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), SMP YPPK St. Bernadus Timika, SMP Negeri 4 Mimika, SMP Negeri 1 Mimika Timur, SMP Negeri 10 Mimika, SMP YPJ Kuala Kencana, SMP Integral Hidayatullah, SMP YPK Ebenhaeser, SMP Negeri 11 Mimika, SMP Negeri 8 Mimika, dan SMP Negeri 2 Mimika.
Turnamen dibuka oleh Bupati Mimika, yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Petrus Lewa Koten, SH, MSi, yang ditandai dengan tendangan bola perdana ke gawang.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Disparbudpora, Jacob Jantje Toisuta, S.E,Kapolsek Mimika Baru, AKP J. Limbong dan sejumlah jajarannya, Sekretaris Dispadbudpora, Santi Sondang, panitia, juga para peserta dari sekolah yang terlibat beserta pendamping dan undangan lainnya.
Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari mulai Selasa (6/8) hingga Kamis (8/8) mendatang.
Untuk turnamen ini, Dispadbudpora telah menyediakan sejumlah penghargaan, berupa medali, trophy, serta uang pembinaan seniali Rp15 juta untuk juara satu.
Melalui sambutan bupati yang dibacakan Petrus Lewa Koten, disampaikan, pemerintah memberikan apresiasi kepada pihak penyelenggaran dalam hal ini Dispadbudpora, yang terus memprogramkan dan memprakarsai kegiatan ini.
Dirinya mengajak semua pihak, bukan hanya Dispadbudpora untuk untuk terus menggairahjan olahraga, bukan hanya futsal namun semua cabang olahraga, sehingga kita bisa jadi sehat. Selain itu melalui olahraga tumbuh sifat-sifat positif, sportifitas, dan fair play.
“Itu yang harus kita pegang,” tandasnya.
Ia juga berpesan, sekiranya kegiatan ini tidak hanya kompetisi tapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan tali persaudaraan diantara para pelajar di Kabupaten Mimika, dalam rangka menampilkan skill, apalagi futsal merupakan salah satu olahraga yang sangat digemari oleh para remaja.
Karena itu diharapkan melalui kejuaraan ini dapat menumbuhkan semangat sportivitas kerjasama tim dan menjunjung tinggi fair play, karena kompetisi seperti ini juga merupakan wahana yang sangat baik untuk menggali potensi dan bakat para pelajar dalam bidang olahraga.
“Kepada anak-anak pelajar, jadikan kejuaraan ini sebagai pengalaman yang berharga kalah atau menang adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa mengambil pelajaran dari setiap pertandingan dan terus mengembangkan diri,” pesannya.
Ditambahkan, ia berharap melalui kejuaraan ini bisa melahirkan hasil muda berbakat yang dapat mengharumkan nama daerah, pada kancah yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi, nasional maupun internasional.
“Selamat bertanding kepada seluruh peserta, junjung tinggi sportifitas, tunjukkan kemampuan terbaik kalian dan jadilah juara sejati yang tidak hanya unggul di lapangan tetapi juga memiliki karakter yang mulia di luar lapangan,” imbuhnya.
Sementara itu, Jacob Jantje Toisuta, yang ditemui Timika eXpress usai pembukaan kegiatan menuturkan, saat ini turnamen futsal kategori putera untuk pelajar SMP se Mimika.
Natinya akan dilanjutkan dengan turnamen yang melibatkan pelajar Sekolah Dasar (SD).
Untuk pelajar SD ini tentunya jenis oalharganya akan berbeda disesuaikan dengan usia, misalnya lompat, guling melewati rintangan dan lainnya.
Selain Futsal, kata dia, ada pula cabang olahraga lain yang akan dipertindaningkan nantinya diantaranya voli dan lain-lain.
Bahkan nantinya aka nada turnamen yang dibuka untuk umum, seperti sebelumnya yang sudah terlaksana yakni lomba dayung.
“Kita mau olahraga ini jalan, baik yang formal maupun non formal, dan kita (Dispadbudpora) akan memfasilitasi itu,” katanya.
Terkait dengan olaharaga yang melibatkan pelajar, menurutnya, ini sangat penting, karena selain memilikiiajzah, anak-anak juga memiliki skill di bidang olahraga.
“Kepada ibu guru atau pak guru di sekolah, diharapkan agar jangan hanya saat ada turnamen seperti ini baru siapkan anak-anak, tetapi kalau bisa anak-anak ini terus diberikan latihan, karena kita sudah agendakan tiap tahun kita akan laksanakan turnamen,” katanya.(linda)















Tinggalkan Balasan