drg. Marlina Tarukponno (FOTO: ELISA/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Puskesmas Wania, Distrik Wania melakukan terobosan dengan meluncurkan program ‘Kelabu Cintai’, guna mencegah sekaligus meminimalisir angka kematian ibu dan anak.

Program primadona Kelabu Cinta dengan akronim Kelas Ibu Hamil Cegah Kematian Ibu dan Anak, ini merupakan inovasi berbasis digital (online), yang dapat diakses melalui whatsApp group bisnis.

drg. Marlina Tarukponno selaku Kepala Puskesmas Wania kepada Timika eXpress di Hotel Horison Ultima pada Selasa (30/7) mengatakan, latar belakang dilucurkannya program kelabu cinta, ini dikarenakan masih banyak ibu hamil minim pengetahuan serta kurangnya pemahaman akan pentingnya kelas ibu hamil, serta rendahnya cakupan kunjungan ibu hamil dalam kelas ibu hamil.

Menurut drg. Marlina, kunjungan ibu hamil perkelas setiap bulannya hanya 20 orang.

Merujuk pada Permenkes Nomor 21 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan pelayanan kesehatan masyarakat sebelum hamil, masa hamil, persalinan, masa sudah melahirkan, pelayanan Kontrasepsi dan pelayanan kesehatan seksual, maka pihak Puskesmas Wania meluncurkan program Kelabu Cinta.

Ia menyebut, penjaringan ide dimulai dari diskusi bersama melalui penyuluhan di Posyandu, membuat whatsApp group kelabu cinta, membuat kelas ibu hamil dengan metode tatap muka.

Dari dari berbagai ide tersebut, akhirnya digagas sebuah group whatsapp ‘kelabu cinta’, media ini untuk memudahkan ibu hamil dan keluarga dalam memperoleh informasi secara mudah dan akurat terkait kesehatan ibu hamil, persalinan, perawatan bayi dan KB (Keluarga Berencana).

“Jadi, program kelabu cinta ini dapat diikuti ibu hamil untuk semua kategori usia, dimana petugas kesehatan akan berbagi pembaharuan metode kelas ibu hamil dalam setiap pertemuan Posyandu di wilayah Puskesmas Wania,” ujarnya.

Terkait penggunaan whatsapp group kelabu cinta, ibu-ibu hamil nantinya akan dimintai barcode atau diberikan link sebagai media penyebarluasan informasi, pengetahuan serta edukasi secara cepat dan tepat kepada ibu-ibu hamil.

Menurut drg. Marlina, selain whatsapp group kelabu cinta, efektifitas kelas ibu hamil lewat penyuluhan, ini pun memberi ruang untuk berbagi pengalaman atau ilmu, meski hanya lewat whatsapp group kelas ibu hamil.

Dikatakannya, manfaat dan inovasi dari kelabu cinta, yaitu dapat mengakses semakin banyak kelas ibu hamil, serta dapat meningkatkan pengetahuan tentang kehamilan, persalinan, perawatan pasca persalinan, perawatan bayi baru lahir dan KB.

Tidak hanya itu, adanya program kelabu cinta, juga dapat dikaitkan dengan cakupan pelayanan KIA (kematian ibu anak) di Puskesmas Wania. (kay)