POTONG KUE – Johannes Rettob, Plt. Bupati Mimika didampingi Kepala Sekolah SD Koperapoka 1 Mimika, Margaretha Abraham dan Gregorius Okoare sebagai perwakilan alumni saat memotong kue ulang tahun pada puncak perayaan panca windu SD Koperapoka 1 Mimika pada Sabtu (20/7/2024). (FOTO: INDRI/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Perayaan panca windu (40 tahun) Sekolah Dasar Inpres (SDI) 1 Koperapoka, Mimika, Papua Tengah berlangsung meriah.

Puncak peringatannya diwarnai dengan reuni akbar dan purnabakti serta pelepasan Mince Yepese, salah satu guru yang telah mengajar dan mengabdikan diri selama 39 tahun di SD Inpres Koperapoka.

Seluruh rangkaian acara peringatan digelar di Lapangan SD Inpres Koperapoka, Kelurahan Koperapoka, Distrik Mimika Baru, Mimika, Papua Tengah pada Sabtu (20/7/2024).

Johannes Rettob, Plt. Bupati Mimika didaulat memotong kue ulang tahun yang disambut nyanyian dan tepuka tangan meriah dari para tamu undangan dan alumni serta para guru maupun murid.

Sekilas perjalanan dari sekolah tersebut, diketahui berdiri sejak 40 tahun lalu di Kelurahan Koperapoka, Distrik Mimika Timur, waktu itu Mimika atau masih dalam adminstratif Pemerintahan Kabupaten Fak-Fak.

Awal berdiri SD Inpres Koperapoka, dipimpin Bonifasius Teturan pada tahun 1983-1984, termasuk menerima murid baru.

Sayangnya, waktu itu sempat mendapat penolakan dari para orang tua lantaran dinilai tidak mengajarkan spiritualitas dan ilmu agama.

Namun, melalui upaya pendekatan oleh pihak sekolah terhadap para orang tua murid, akhirnya diterima.

Awal perjalanannya hanya dengan 18 siswa pertama dan diresmikan tepat pada 18 Juli 1985.

Sejak berdirinya hingga saat ini, SDI Koperapoka telah dipimpin 13 kepala sekolah dan tidak sedikit alumni menjadi tokoh penting hingga pejabat di Mimika.

Johannes Rettob dalam sambutannya, menyampaian apresiasi kepada para guru serta alumi yang sudah berpartisipasi dalam seluruh rangkaian hingga puncak perayaan 40 tahun SD Inpres Koperapoka.

“Ini merupakan momen yang luar biasa, karena SD Inpres Koperapoka 1 telah melahirkan putra-putri generasi bangsa yang hebat. Terima kasih para guru yang sudah bekerja dengan hati dan loyal terhadap sekolah ini, terutama ibu Mince Yepese, yang sudah mendedikasikan dirinya kepada sekolah ini. Saya ucapkan terima kasih karena dari SD ini telah melahirkan pejabat dan pengusaha, serta putra-putri bangsa yang hebat-hebat,” akunya.

Dikataka pula, dengan merayakan HUT ini, membuktikan bahwa semua alumni SDI Koperapoka 1 tidak melupakan almamaternya.

Apalagi dalam perkembangannya, SD Koperapoka 1 ini telah melahirkan SD Koperapoka II dan III.

John Rettob kerapa ia disapa terus berharap ke depan SDI Koperapoka 1  bisa terus melahirkan generasi bangsa yang berprestasi, dan dunia pendidikan harus terus didorong, baik di kota hingga pedalaman Mimika.

Sementara itu, Kepala SDI Koperapoka 1, Margaretha Abraham, terlebih dahulu menyampaikan apresiasi dna terima kasih kepada panitia yang menyiapkan acara meriah ini.

Ia pun berharap dan mengajak semua stakeholder, khsususnya para alumni, orang tua murid serta semua pihak untuk bersama-sama terus mengembangkan SDI Koperapoka 1.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Mince Yepese, yakni sebagai senior guru telah banyak berkarya selama lebih 39 tahun, telah melahirkan generasi bangsa yang berhasil, salah satunya Gregorius Okoare, pimpinan PT Putra Otomona.

Selanjutnya, Gregorius Okoare selaku Ketua Panitia dalam laporannya, menerangkan, SDI Koperapoka telah melahirkan murid-murid yang berkualitas dan berprestasi.

Bahkan sudah banyak yang jadi pemimpin, ASN, TNI-Polri, tidak hanya di Mimika tapi juga Provinsi Papua.

“Saya ajak semua alumni untuk berbangga diri dan berterimakasih kepada guru-guru yang telah menciptakan para alumni yang berkualitas dan mumpuni. Mari bersama bersatu memajukan SDI Koperapoka 1, sehingga mutu pendidikan di Mimika terus maju dan berkembang,” pungkasnya. (ela)