Jenny Usmani (FOTO: IST/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Memasuki tahun ajaran baru 2024 Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika akan membuka beberapa SMA baru.

Jenny Usmani, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika mengatakan, sekolah yang akan dibuka adalah SMA Negeri 7 dan SMA Rumpun Pariwisata, Teknologi dan Manajemen.

Dikatakan, untuk Lokasi SMA Negeri 7 tahun ini akan dibangun di jalan Yosudarso bersebelahan dengan SMA Negeri 1 Mimika.

“Orang tua yang nanti mendaftar itu disitu (SMA Negeri 1). Sudah ada SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 7. Untuk SMA Negeri 7 sementara kita menggunakan SD Koperapoka untuk mereka sekolah sambil menunggu sampai selesainya bangunan (gedung sekolah) karena tahun ini sudah dianggarkan dan sudah masuk tahap pelelangan,” ungkapnya.

Sedangkan untuk SMA Pariwisata Teknologi dan Manajemen, penerimaan siswa baru dilakukan di SMK Negeri 3 Mimika.

Sementara untuk lokasi proses belajar mengajar akan dicarikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika.

Untuk lokasi sekolahnya sendiri, ia tak menyebut secara spesifik, namun akan dibangun di kota Timika.

“Sehingga kita pastikan semua anak-anak di Kabupaten Mimika yang tamat SMP bisa ditampung di semua sekolah yang ada di Timika,” ungkapnya.

Lanjutnya, untuk penerimaan siswa baru Tahun 2024, semua sekolah negeri di Mimika gratis tidak dipungut biaya.

“Di Tahun 2024 semua sekolah SD, SMP, SMA dan SMK gratis karena semua pembiayaan ditanggung pemerintah lewat dana BOS dan dan BOPDA,” katanya.

Kemudian pemenuhan tenaga guru dan infrastruktur yang berhubungan dengan pembelajaran pun sudah mulai dibenahi oleh pemerintah dan masyarakat dipermudah dengan akses.

“Menyangkut dengan mutu, masyarakat jangan ragu untuk sekolah negeri, kita kerja sama dengan Universitas Negeri Makasar untuk membina guru-guru SD, sementara TK SMP dan SMA didampingi oleh Universitas Jakarta. Kita pastikan mutu di sekolah negeri itu tidak kalah dengan mutu disekolah lain,” ungkapnya

Pemkab Mimika sudah berusaha memberikan layanan yang terbaik.

“Saya berharap masyarakat tidak menyia-nyiakan upaya pemerintah untuk memberikan akses kepada masyarkat,” tuturnya

Ia juga mengimbau kepada orang tua jika dalam penerimaan siswa baru ada pungutan, segera dilaporkan ke Dinas Pendidikan. (acm)