FOTO BERSAMA- Willem Naa, Asisten II Bidang Perkonomian dan Pembangunan Setda Mimika didampingi pimpinan OPD, para Kepala Puskesmas dan perwakilan TP-PKK foto bersama usai pembukaan kegiatan di Hotel Horison Diana, Rabu (12/6). (FOTO: ELISA/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menggelar advokasi koordinasi dan Bimtek Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu dan  Puskesmas ke tingkat distrik maupun pihak mitra dalam pengelolaan Posyandu prima dan Posyandu dalam transformasi layanan primer.

Giat yang dilangsungkan di Hotel Horison Diana pada Rabu (12/6) sekaligus disosialisasikan Surat Keputusan (SK) Bupati Mimika tentang pembentukan tim Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu Kabupaten Mimika 2024.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Willem Naa, Asisten II Bidang Perkonomian dan Pembangunan Setda Mimika, yang dihadiri para kepala Puskesmas, utusan TP-PKK dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Mimika.

Willem Naa dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan mengedukasi para kader Posyandu dan seluruh mitra dengan harapan dapat ikut berkontribusi dalam pencegahan penyakit sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Posyandu memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Posyandu juga berfungsi sebagai wadah partisipasi masyarakat dan pelayanan pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga, khususnya ibu dan anak,” jelasnya.

Terkait ini, dalam rangka meningkatkan koordinasi sehubungan dengan fungsi dan kinerja Posyandu secara berjenjang mulai tingkat pusat hingga desa dan kelurahan, semuanya berpedoman pada Permendagri Nomor 54 Tahun 2007 tentang pedoman pembentukan Pokjanal dan pembinaan Posyandu.

Selain itu, mendasari SK Bupati Mimika tentang pembentukan tim Pokjanal Posyandu Kabupaten Mimika, ini supaya semua pihak terkait dapat memahami peran dan fungsi dalam meningkatkan pelayanan Posyandu di Mimika.

Sementara itu, Leni Silas, Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Mimika mengatakan, kegiatan ini mau memperkenalkan bahwa Posyandu prima adalah inovasi dalam pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia dengan tujuan meningkatkan kualitas layanan Posyandu secara komprehensif.

“Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan berbasis masyarakat yang diorganisir oleh masyarakat sendiri dalam layanan kesehatan dasar, terutama meningkatkan kesehatan ibu dan anak atau menurunkan angka kematian ibu dan anak,” jelasnya.

Dimana, Posyandu diawasi oleh Pokjanal, ini berarti posyandu di tingkat kabupaten, distrik, kelurahan dan kampung harus berperan penting mendukung, membina dan mengawasi operasional Posyandu di wilayah kerja masing-masing.

Lebih lanjut, kata Leni, pengelolaan Posyandu prima merupakan upaya guna meningkatkan kualitas layanan dasar kepada masyarakat.

Disamping itu, transformasi layanan primer bertujuan untuk menjawab tantangan kesehatan saat ini dan masa depan.

Diharapnya, melalui giat sosialisasi ini mampu meningkatkan pemahaman terhadap peran dan fungsi Pokjanal dalam meningkatkan pelayanan Posyandu.

Bahka memastikan bahwa Pokjanal Posyandu memiliki kapasitas yang memadai untuk mengoptimalkan pelaksanaan Posyandu.

Adapun tujuan lain dari kegiatan advokasi ini adalah meningkatkan kapasitas dan koordinasi Pokjanal Posyandu dalam pengelolaan Posyandu.

“Ini semua bertujuan meningkatkan pemahaman semua pihak terkait Pokjanal, sekaligus menginformasikan struktur, tugas dan fungsi masing-masing anggota Pokjanal, dan memperkuat koordinasi dan sinergi Pemkab Mimika dengan instansi terkait dan masyarakat dalam menjalankan program Posyandu. Juga memberi pemahaman tentang konsep dan implementasi Posyandu prima serta meningkatkan kemampuan teknis Pokjanal,” paparnya.

Dengan terwujudnya kerja sama yang efektif dan efisien semua pihak dalam program layanan Posyandu, tentu akan meningkatkan pelayanan dasar kesehatan masyarakat. (kay)