LAUNCHING – Michael Gomar, Pj Bupati Mappi saat melaunching perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan pada Senin (18/12). (FOTO: IST/TIMEX)
TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mappi dibawah kepemimpinan Michael Gomar, Penjabat Bupati Mappi melaunching perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi 2000 masyarakat Orang Asli Papua (OAP) pekerja rentan di Kabupaten Mappi.
Hal itu bertujuan melindungi para pekerja rentan yang ada di Kabupaten Mappi.
Michael Gomar, Pj Bupati Mappi saat melaunching perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dalam sambutannya mengatakan, penyerahan jaminan sosial yang bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan bagi 2000 masyarakat adalah tindak lanjut amanat dan mandatori dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.
“Suatu kebanggaan bagi kami pemerintah Kabupaten Mappi pada hari ini melaunching penyerahan kartu BPJS ketenagakerjaan kepada 2000 orang masyarakat pekerja rentan di Kabupaten Mappi,” ungkapnya
Program tersebut dalam rangka memberikan perlindungan sosial yakni, jaminan keselamatan kerja dan jaminan kematian kepada 2000 pekerja rentan yang dianggarkan melalui anggaran sumber dana Otonomi Khusus (Otsus) dengan total anggaran sebesar Rp.403.200.000.00 (empat ratus tiga juta, dua ratus ribu rupiah).
Dikatakan, program ini memberikan dampak dan manfaat langsung kepada masyarakat. Ketika masyarakat melakukan pekerjaan sehari-hari dan terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan, maka akan dicover oleh BPJS Ketenagakerjaan.
“Tentunya ini baru bagi kita masyarakat di Kabupaten Mappi dan pertama kali Pemkab Mappi menjalin kerja sama dengan BPJS dalam rangka memberikan jaminan sosial kepada masyarakat. Bahkan Kabupaten Mappi menjadi yang pertama melakukan launching jaminan sosial kepada masyarakat pekerja rentan di Wilayah Papua Selatan maupun Papua lainnya.
Ia menegaskan, pada tahun 2024 nanti, Pemkab Mappi masih punya program lanjutan perlindungan jaminan sosial JKK dan JKM.
Lanjutnya, selain pemberian jaminan kepada pekerja rentan, pihaknya juga akan memberikan jaminan keselamatan kerja dan jaminan kematian kepada 2700 Pegawai Kontrak Daerah (PKD) atau Honorer, begitu juga dengan aparat kampung dan bamuskam.
“Saya berharap program ini kedepannya akan terus dilaksanakan karena ini merupakan amanat dan mandatori dari pemerintah pusat,”tegasnya.
Sementara itu salah seorang penerima manfaat, Wilibrodus Agawemu mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Mappi dengan adanya program tersebut tentu sangat membantu masyarakat. (acm)









Tinggalkan Balasan