SAMPAIKAN- Kaops Damai Cartenz 2023, Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani didampingi Kasatgas Humas ODC 2023 AKBP Dr. Bayu Suseno saat menyampaikan rilis akhir tahun Ops Damai Cartenz 2023, Rabu (20/12). (FOTO: GREN/TIMEX)
TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Sepanjang Tahun 2023, terdapat 204 kasus menonjol yang dialami personel Ops Damai Cartenz selama melaksanakan tugas di Papua.
Kaops Damai Cartenz 2023, Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos, S.I.K., M.H didampingi Kasatgas Humas ODC 2023, AKBP Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H dalam menyampaikan press rilis Operasi Damai Cartenz Tahun 2023 kepada awak media di Posko Ops Damai Cartenz 2023, tepatnya di Batalyon B Pelopor Mile 32, Rabu (20/12) pukul 13.00 WIT, mengatakan kasus-kasus menonjol yang terjadi sepanjang Tahun 2023 sebanyak 204 kejadian.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel Ops Damai Cartenz 2023 yang telah bekerja keras melaksanakan tugas pengabdian untuk upaya penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata di wilayah operasi Damai Cartenz 2023. Semoga tugas pengabdian yang kita lakukan dapat bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara, serta menjadi amal ibadah bagi kita semua,” jelasnya.
Selain itu, Kaops Damai Cartenz 2023 juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada masyarakat Papua, rekan-rekan TNI, Pemerintah Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, rekan-rekan insan pers dan segenap elemen masyarakat lainnya, karena telah bekerja sama serta memberikan dukungan kepada kami Satgas Operasi Damai Cartenz 2023, sehingga kami bisa melaksanakan tugas dengan baik.
“Secara umum stabilitas Kamtibmas di wilayah Papua khususnya wilayah Operasi Damai Cartenz tahun 2023 dalam kondisi terkendali. Kasus-kasus menonjol yang terjadi sepanjang tahun 2023 sebanyak 204 kejadian, yaitu 44 kejadian terjadi di Kabupaten Puncak, 32 kejadia di Kabupaten Intan Jaya, 38 kejadian di Kabupaten Yahukimo, 18 kejadian di Kabupaten Nduga, 27 kejadian di Kabupaten Pegunungan Bintang, 12 kejadian di Kabupaten Dogiyai, 17 kejadian di Kabupaten Jayawijaya, 15 kejadian di Kabuapten Jayapura, dan 3 kejadian di Kabupaten Mimika,” jelasnya.
Lanjut Kaops Damai Cartenz 2023, jika dikelompokkan per bulan maka di bulan Januari terjadi kejadian sebanyak 28, Februari 13 kejadian, Maret 21 kejadian, April 16 kejadian, Mei 12 kejadian, bulan Juni 3 kejadian, Juli 17 kejadian, Agustus 32 kejadian, September 28 kejadian, Oktober 12 kejadian, November 10 kejadian, Desember 12 kejadian.
Sementara itu, pada Agustus terdapat banyak kejadian yaitu 32 kejadian. Sedangkan wilayah yang paling banyak terjadi kejadian adalah Kabupaten Yahukimo sebanyak 38.
“Kejadian yang paling menjadi sorotan publik yaitu penyanderaan Pilot Susi Air, Kapten Phillip Mark Martens pada 7 Pebruari 2023 dan pembunuhan aktivis HAM dan Perempuan Michele Kurisi Doga pada 28 Agustus 2023,” jelasnya.
Tambah Kaops Damai Cartenz 2023, gangguan keamanan yang dilakukan oleh KKB yaitu 20 kor tembak, 2 penyerangan pos, 19 bunyi tembakan, 39 penembakan, 16 penganiayaan berat, 5 penganiayaan biasa, 5 pembunuhan, 32 pembakaran dan 52 gangguan lain-lain. Dalam kejadian tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia sebanyak 79 orang, yaitu 20 prajurit TNI, 3 orang anggota Polri, 37 orang masyarakat sipil dan 19 orang anggota KKB. Sedangkan korban luka sebanyak 84 orang, yaitu 24 prajurit TNI, 7 anggota Polri, 50 orang masyarakat dan 3 orang anggota KKB.
Sementara itu, aksi yang dilakukan Kelompok Kriminal Politik(KKP) sebanyak 108 aksi. Aksi tersebut berupa unjuk rasa, mimbar bebas, pertemuan diskusi atau rapat tertutup, propaganda, jumpa pers, foto dukungan, pembagian selebaran, penggalangan dana, doa bersama atau KKR.
“Aksi ini terjadi di Jayapura Kota 56 aksi, Kabupaten Jayapura 18 aksi, Kabupaten Yahukimo 3 aksi, Kabupaten Pegunungan Bintang 4 aksi, Kabupaten Mimika 6 aksi, Kabupaten Jayawijaya 19 aksi, Kabupaten Dogiyai 2 aksi, dan Kabupaten Nabire 1 aksi. Aksi-aksi yang terjadi tersebut didominasi oleh aksi dari kelompok KNPB dan ULMWP,” jelasnya.
Lanjut Kaops Damai Cartenz 2023, penegakan hukum yang dilakukan Ops Damai Cartenz sepanjang Tahun 2023 sebanyak 98, yaitu 65 tahap penyelidikan dan 33 tahap penyidikan. 25 berkas diantaranya telah dinyatakan lengkap (P-21). Proses penegakan hukum dilakukan terhadap 33 orang KKB, yaitu 29 orang telah tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti ke JPU yaitu Uras Telenggen, Annis Taplo, Kopi Tua Heluka, 2 orang dilimpahkan ke POM TNI AD (Pratu Melkias Sodegau dan Prada Melkias Sodegau), 1 orang tahap I yaitu Tanggu Doronggi.
Selain itu, penegakan hukum yang dilakukan terhadap KKB mengakibatkan 19 KKB tewas, berhasil menyita 32 pucuk senjata api, 1.279 butir amunisi, 25 unit magazen, 107 alat komunikasi, 31 bilah senjata tajam, 334 barang lainnya yaitu atribut, bendera dan lain-lain.
“Kami telah berhasil menduduki atau menguasai markas KKB sebanyak 42 titik. Sedangkan proses hukum terhadap KKP dilakukan kepada 7 orang tersangka, yaitu Agus Kosay dan Benius Murib sudah Tahap II, dan 5 orang masih proses sidik yaitu Person Murib, Aris Wenda dan lain-lain,” jelasnya.
Jika dibandingkan dengan Operasi Damai Cartenz 2022, terjadi peningkatan pada proses penegakan hukum sebanyak 41 gakkum dari 57 menjadi 98 atau meningkat 72 persen. Terjadi peningkatan terhadap jumlah anggota KKB yang diproses hukum sebanyak 21 orang dari 12 orang di Tahun 2022 menjadi 33 orang di Tahun 2023 atau meningkat 175 persen.
“Terjadi peningkatan terhadap hasil sitaan senjata api sebanyak 31 pucuk dari 1 pucuk menjadi 32 pucuk. Terjadi peningkatan terhadap sitaan amunisi sebanyak 1096 butir dari 183 butir amunisi menjadi 1279 butir atau meningkat 598 persen. Jadi secara umum dapat saya simpulkan bahwa hasil penegakan hukum Operasi Damai cartenz 2023 secara keseluruhan meningkat dibanding Tahun 2022,” jelasnya.
Lanjutnya, saya juga turut berbangga atas kinerja personel Ops Damai Cartenz 2023 bahwa di tahun ini sebanyak 97 personel kita mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Kapolri berupa kenaikan pangkat luar biasa (KPLB), penghargaan mengikuti pendidikan, promosi jabatan dan Pin Emas Kapolri. Begitu pula rekan-rekan dari TNI yang tergabung dalam Satgas Ops Damai Cartenz 2023 juga mendapat penghargaan dari KSAD atas prestasi dan keberhasilannya dalam Operasi ini berupa KPLB, penghargaan mengikuti pendidikan dan promosi penugasan ke luar negeri. (glt)













Tinggalkan Balasan