Ananias Faot (FOTO: YOSEF/TIMEX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Sebanyak 102 posisi dalam total kebutuhan 1.720 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bidang kesehatan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Mimika tanpa pelamar.

Ananias Faot, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)  mengungkapkan sejak dibuka pendaftaran, seleksi administrasi hingga masa sanggah usai, tercatat hanya 1.618 pelamar yang mendaftar.

“Jadi ada sekitar 102 posisi yang tidak terisi atau kosong,” kata Ananias Faot saat ditemui di ruang kerjanya, pada Rabu (25/10).

Ia mengungkapkan, hingga saat ini hasil sanggahan masih dimasukan ke dalam sistem.

“Operator kita belum tarik (data) jadi kita belum bisa pastikan apakah ada terjadi pengurangan saat masa sanggah, atau yang tadinya Tidak Memenuhi Syarat (TMS) menjadi Memenuhi Syarat (MS),” jelasnya.

Meskipun Begitu, ia mengaku jumlah pasti berapa mereka yang lolos dalam seleksi administrasi PPPK bidang kesehatan akan diketahui dalam satu atau dua hari mendatang.

“Angka pasti itulah yang nanti untuk mengikuti seleksi Computer Assisted Test (CAT),” ungkapnya.

Ditanya soal 102 kuota yang tidak ada pelamar atau kosong, apakah bisa dialihkan ke formasi yang lain, ia mengaku BKPSDM masih melakukan koordinasi dengan KemenPAN RB.

“Harapannya yang tidak dilamar itu masih menjadi kebutuhan daerah, kemudian apakah bisa dialihkan yang formasi nakes ke umum, itu masih dalam tahap komunikasi dengan MenPAN RB,” katanya.

Sementara itu, untuk formasi PPPK Guru yang kuotanya 565 formasi, pendaftarnya mencapai 638.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Mimika diketahui mendapatkan kuota PPPK dari KemenPAN RB untuk tenaga kesehatan sebanyak 1720 dan tenaga pendidikan sebanyak 565. Kuota tersebut sesuai dengan pengajuan dan kebutuhan dari daerah. (acm)