Suasana Kampung Potowaiburuh (FOTO: INDRI/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) selaku lembaga pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) mendorong Kelompok Kerja (Pokja) kampung maupun Pokja Distrik Potowaiburu agar memanfaatkan anggaran yang dialokasikan untuk membangun dan merehab rumah layak huni bagi warga setempat.

Leonardus Tumuka Ketua YPMAK mendorong agar Pokja bisa manfaatkan anggaran yang diberikan YPMAK, bahkan ia menyarakankan agar bisa digunakan untuk membangun atau merehap rumah warga.

“Di Distrik Potowaiburu inikan ada perusahaan kayu, manfaatkan itu, warga minta beberapa batang kayu, nanti kerahkan warga untuk sensor, jangan hanya kayu kita diambil, tetapi masyarakat mau bangun rumah saja susah,” ujar Leonardus saat bertatap muka dengan warga Distrik Potowaiburu, Kamis (20/3/2025).

Sehingga anggaran Pokja ini tidak hanya digunakan untuk membangun pagar dan kebersihan lingkungan, karena kebersihan merupakan tanggung jawab masyarakat.

“Kami ingin dana kemitraan yang diberikan Freeport, bisa digunakan untuk hal-hal yang sangat urgen , seperti membangun rumah,tetapi pembangunan itu, saran saya, jangan gunakan kontraktor, kalian kerja sendiri saja,” katanya.

Karena bila demikian, anggaran Rp300 juta tidak lah cukup ,jika menggunakan jasa kontraktor.

Sementara itu, Fredy Soni Atiamona tokoh masyarakat mengharapkan agar rumah yang sudah dibangun atau direhap, bisa dijaga, tidak boleh dirusak.

“Kami harap agar apa yang sudah dilakukan oleh YPMAK bisa dijaga dengan baik, karena semuanya itu untuk kalian, jadi jangan sampai rusak,”pungkasnya .(eno)