BERSALAMAN – Nancy Natalia Raweyai, Anggota DPRD Provinsi Papua Tengah, bersalaman dengan salah seorang tokoh masyarakat di sela reses di kampung Utikini, Kamis (20/3/2025) (FOTO: LINDA/TIMEX)

TIMIKAEXPRES.id – Warga Utikini Baru, Distrik Iwaka tepatnya di Kampung Utikini 1, 2 dan 3, Jalan Yan Tinal, membutuhkan rumah layak huni.

Pasalnya jumlah Kepala Keluarga (KK) saat ini mencapai 344 dengan jumlah jiwa  4.822 orang. Namun dalam satu rumah dihuni hingga beberapa KK.

Hal ini diungkapkan Yan Tinal, Kepala Suku di Utikini dalam kegiatan Reses Tahap I yang dilaksanakan Anggota DPRD Provinsi Papua Tengah, Nancy Natalia Raweyai, di kampung Utikini, Kamis (20/3/2025).

Reses I Tahun 2025, dilaksanakan untuk menjaring aspirasi masyarakat di daerah pemilihan Mimika, khususnya yang ada di Kampung Utikini dan sekitarnya.

Reses juga disisi dengan upacara adat bakar batu.

Dalam kesempatan itu, Yan juga menyampaikan harapannya agar kedepan pemerintah membuka lapangan pekerjaan, mengingat dari tahun ke tahun, anak-anak yang lulus dari SMA hingga perguruan tinggi terus bertambah.

“Kita mau kemana kan anak-anak ini. Mohon pemerintah perhatikan,” tambah Yan.

Selain itu Yan juga berharap agar ada program pemberdayaan pemuda, agar anak-anak muda ini bisa mengisi waktu mereka dengan hal-hal positif.

Jangan sampai terlibat dengan pergaulan negatif, seperti konsumsi miras dan berakhir pada tindakan kekerasan yang merugikan.

Selain Yan, sejumlah warga juga menyampaikan dan menitipkan berbagai aspirasi kepada anggota dewan Provinsi Papua Tengah, diantaranya Depia Mom selaku Tokoh Masyarakat Setempat, dirinya menyampaikan apresiasi kepada dewan perwakilan rakyat yang memberikan perhatian bagi warga di wilayah tersebut.

Dirinya menyebutkan ini adalah kunjungan dewan yang pertama kalinya sejak adanya perwakilan rakyat, baik di Timika maupun provinsi.

Karena itu dalam momen tersebut dirinya mengajak masyarakat untuk menunjukkan dukungan terhadap program yang dicanangkan oleh pemerintah, dengan menjaga keamanan dan menjaga persatuan.

Tidak lagi membeda-bedakan suku, tetapi bersama-sama maju dalam berbagai aspek.

Sementara itu, Nancy Raweyai dihadapan warga mengaku sangat bersyukur bisa bersama-sama dengan warga dalam suasana kekeluargaan.

Ini kata Nancy adalah bagian dari pekerjaan dewan.

Menurut dia masalah di Papua cukup kompleks, dan masalah di dalam masyarakat cukup banyak.

Ini tidak bisa dikerjakan oleh satu orang saja, sehingga ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memajukan Papua.

“Salah satu peran saya di DPR Provinsi  adalah meningkatkan peran perempuan dalam politik, sehingga perlu dukungan dari semua masyarakat,” tandasnya.

Terkait dengan berbagai aspirasi dari masyarakat, dirinya menekankan bahwa dewan dalam fungsinya hanya mendorong apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat.

Sedangkan untuk pelaksanannya menjadi kebijakan dari pemerintah.

“Jadi bapak ibu  dukung doa supaya apa yang menjadi harapan masyarakat bisa terjawab di tahun-tahun yang akan datang,” tutupnya.(Linda)