HADIR – Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa bersama Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini menghadiri Reggae Festival ke-XI (Culture & Art) Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Kabupaten Nabire, Jumat (16/10/2026). (FOTO: IST/TIMEX)
NABIRE, timikaexpress.id – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengajak generasi muda menjadikan musik sebagai sarana mempererat persatuan, mengembangkan kreativitas, dan melahirkan prestasi yang membanggakan daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Jermias usai menghadiri Reggae Festival ke-XI (Culture & Art) Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Kabupaten Nabire, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan sejumlah bupati.
Menurut Jermias, musik bukan sekadar hiburan, melainkan media yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang, komunitas, dan budaya.
“Musik memiliki kekuatan untuk menyatukan kita. Melalui musik reggae, anak-anak muda bisa berkumpul, membangun persaudaraan, saling menghargai perbedaan, dan menyalurkan energi positif melalui kreativitas,” ujarnya.
Ia menilai, kegiatan seni dan budaya seperti Reggae Festival menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan bakat, sekaligus membangun kepercayaan diri.
Papua Tengah, katanya, memiliki banyak generasi muda potensial di berbagai bidang, mulai dari musik, seni, budaya, olahraga, hingga sektor kreatif lainnya.
Potensi tersebut perlu terus dikembangkan agar dapat melahirkan karya dan prestasi yang membanggakan.
“Anak-anak muda Papua Tengah memiliki banyak potensi. Jangan pernah merasa rendah diri atau menganggap diri tidak mampu. Teruslah berkarya, berlatih, mengembangkan kemampuan, dan tunjukkan bahwa generasi muda Papua Tengah bisa bersaing serta meraih prestasi,” katanya.
Kapolda juga berharap komunitas musik reggae di Papua Tengah terus berkembang menjadi wadah produktif bagi generasi muda.
Menurutnya, komunitas tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga sarana membangun solidaritas, memperluas pergaulan positif, dan menghasilkan karya kreatif.
Selain mendorong kreativitas, Jermias mengingatkan generasi muda agar turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia meminta anak-anak muda tidak mudah terprovokasi atau terlibat dalam tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Saya mengajak seluruh anak muda untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan mudah terprovokasi, jangan terlibat dalam tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain, dan jangan mudah terpecah belah oleh perbedaan,” tegasnya.
Ia menambahkan, generasi muda memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana damai di tengah masyarakat.
Semangat kebersamaan yang tumbuh melalui musik dan komunitas diharapkan menjadi kekuatan untuk menjaga persaudaraan sekaligus mencegah konflik.
“Jadikan musik sebagai sarana menyampaikan pesan perdamaian, persatuan, dan persaudaraan. Anak-anak muda harus mampu membawa pengaruh positif bagi lingkungan, menjadi contoh yang baik, serta ikut menjaga Papua Tengah agar tetap aman dan kondusif,” pesannya. (via)









Tinggalkan Balasan