PRESS RELEASE – Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha saat menyampaikan press release akhir tahun 2024 di Kantor Pelayanan Polres Mimika (FOTO: GREN/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Polres Mimika secara resmi merilis potensi kerawanan yang bakal terjadi di wilayah hokum setempat di 2025.
Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha dalam press release akhir tahun 2024 di Kantor Pelayanan Polres Mimika, mengatakan kerawanan yang terjadi meliputi empat bidang, yaitu politik, ekonomi, sosial budaya dan bidang keamanan.
“Kerawanan dibidang politik ada satu potensi, yaitu adanya permasalahan pasca Pemilukada serentak 2024,” ujarnya.
Sementara di bidang ekonomi disinyhalir ada dua potensi kerawanan yang bakal terjadi, yaitu akibat kelangkaan BBM jenis solar dan pertalite.
Kemudian kenaikan harga sembako akibat pemerintah memberlakukan kenaikan PPN sebesar 12 % mulai Januari 2025.
Sementara bidang sosial budaya dirilis ada tiga potensi kerawanan, yaitu permasalahan sengketa tanah yang tidak terselesaikan pada tahun 2024 berpotensi muncul kembali, sehingga rawan pemalangan dan konflik sosial.
Kemudian keberadaan pendulang ilegal di area PTFI masih berpotensi terjadinya gangguan keamanan.
Termasuk Penerimaan CPNS menimbulkan kerawanan, yang mana adanya tuntutan kuota 80 persen untuk masyarakat Amungme dan Kamoro.
Kemudian bidang keamanan juga dirilsi ada tiga potensi kerawanan, yaitu dampak Minuman Keras (Miras) yang berakibat terjadinya pembunuhan, Lakalantas, penganiayaan dan lainnya yang berujung konflik sosial seperti pemalangan dan lainnya.
Kemudian rawan aktivitas KKB memanfaatkan momen kalender Kamtibmas, dan rawan aksi teror KKB dia jobsite (area kerja) PTFI.
“Jadi dari empat bidang ini tercata ada sembilan potensi kerawanan sepanjang 2025,” pungkasnya. (via)









Tinggalkan Balasan