MEMBUKA – Koordinator PYCH Mimika, Firsa Lokobal saat membuka gembok di pintu masuk Kantor Dinas Pendidikan, Selasa (13/8). (FOTO: GREN/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Stefanus Yimsi mengatakan, pihaknya akan memanggil Sekretaris Dinas Pendidikan guna menyelesaikan aksi yang dilakukan sejumlah kontraktor OAP dengan menggembok Kantor Disdik pada Senin (12/8) lalu.

“Persoalan ini harusnya diselesaikan antara para kontraktor OAP dengan pimpinan Dinas Pendidikan, sehingga tidak sampai ke kepolisian. Namun, untuk menciptakan kondisi yang aman, maka diharapkan Sekretaris Disdik bisa penuhi panggilan kami,” jelasnya kepada Timika eXpress, Selasa (13/8).

Diakuinya, kepolisian sifatnya sebagai mediator dan mudah-mudahan besok beliau bisa hadir dalam mediasi di Polsek Kuala Kencana, sehingga persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik.

Sementara itu, Koordinator PYCH Mimika, Firsa Lokobal mengaku, aksi ini untuk menuntut hak sesuai dengan Inpres nomor 9 Tahun 2020 yang mewajibkan anak-anak muda Papua ikut berpartisipasi dalam membangun bangsa dan negara.

Karena Presiden telah menginstruksikan hal itu, maka harus diikuti oleh bawahannya.

Selain itu, aksi ini dilakukan dengan tetap menjaga keamanan tanpa adanya pergesekan, karena yang ditujukan adalah Sekretaris Disdik, dan aksi ini pun akan terus berlanjut, ketika tuntutan tidak direspon.

“Terima kasih kepada Kapolsek Kuala Kencana yang sudah menangani dan membuat undangan mediasi, tapi kalau besok Sekretaris Disdik tidak hargai undangan ini, maka kami akan datang duduk lagi di Kantor Dinas Pendidikan,” jelasnya.

Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan Mimika, Stanislaus Laiyan kepada Timika eXpress mengatakan, sangat menghargai aspirasi yang disampaikan para kontraktor OAP.

Sehingga pihaknya akan melakukan koordinasi bersama Sekretaris Dinas Pendidikan, Marthen Kanna agar persoalan ini cepat terselesaikan. Dengan begitu layanan di Disdik bisa kembali berjalan normal.

“Kami segera mengantarkan surat panggilan dari kepolisian ke sekretaris kami supaya persoalan ini cepat diselesaikan,” jelasnya.

Pantauan Timika eXpress di lapangan, pada Senin (12/8) sekitar pukul 08.00 WIT Koordinator PYCH Mimika, Firsa Lokobal membuka gembok di pintu masuk Kantor Dinas Pendidikan.

Gembok tersebut dibuka setelah Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Stefanus Yimsi melakukan koordinasi bersama Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan Mimika, Stefanus Leiyan, Koordinator Papua Youth Creative Hub (PYCH) Mimika, Firsa Lokobal dan para Kontraktor Orang Asli Papua (OAP) didepan Kantor Dinas Pendidikan, Selasa (13/8).

Namun sebelum dilakukan koordinasi, para kontraktor OAP sempat menaruh satu tumpukan material berupa pasir dan batu serta membentangkan spanduk di pagar pintu masuk dengan bertuliskan “Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika Belum Paham Regulasi Perpres No 17 Tahun 2019 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Untuk Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Ibu Kepala Dinas dan Bapak Sekretaris Dinas Pendidikan belum paham Instruksi Presiden No 09 Tahun 2020 Tentang Percepatan Pembangunan dan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Dalam Rangka Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat dan sebagai tindak lanjut pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Rencana Pembangunan Janka Menengah Nasional Tahun 2020-2024, Maka Diperlukan Langka-langka Terobosan, Terpadu, Tepat, Fokus, dan Sinergi Antar Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah Untuk Mewujudkan Masyarakat Provinsi Papua dan Papua Barat Yang Maju, Sejahtera, Damai, dan Bermartabat di Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,

Dengan Ini Menginstruksikan: Kepala Mentri Hingga Kepala Daerah Untuk Menerapkan Semua Kutipan Yang Tercantum Dalam Inpres No 09 Tahun 2020 Perintah ke 4 Poin 6, I bahwa Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan Rakyat Memastikan Pembangunan Pengelolaan dan Penguatan Inovasi dan Kreatifitas Kaum Muda Asli Papua. (Papua Youth Creative HUB/PYCH)”.  (glt)