EVAKUASI – Jenazah Pilot dan Kopilot Smart Air PK-SNR dievakuasi dari Lapter Korowai Batu (Danowage), Boven Digoel, menuju Bandara Mozes Kilangin Timika untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Mimika, Kamis (12/2/2026). (FOTO:ISTIMEWA)

TIMIKA, timikaexpress.id – Jenazah Pilot Smart Air PK-SNR, Kapten Ego Erwan, dan Kopilot Baskoro Adi Anggoro yang tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Lapter Korowai Batu (Danowage), Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026), berhasil dievakuasi ke Timika, Kamis (12/2/2026).

Kedua jenazah diterbangkan dari lokasi kejadian menuju Bandara Mozes Kilangin Timika, selanjutnya dibawa ke RSUD Mimika untuk proses identifikasi dan autopsi.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengatakan setelah proses pemulasaraan selesai, jenazah akan diterbangkan ke Jakarta untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

“Jenazah sudah tiba di ruang jenazah RSUD Mimika dan selanjutnya akan diterbangkan ke Jakarta,” ujarnya.

Sementara itu, 13 penumpang pesawat dipastikan selamat. Mereka merupakan warga lokal yang sempat mengamankan diri dan kini telah kembali ke rumah masing-masing.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menyebut insiden tersebut juga menimbulkan trauma bagi warga sekitar bandara.

Tercatat 39 warga mengungsi ke Distrik Senggo.

“Setelah area bandara dinyatakan aman, kami berharap warga dapat kembali dan pelayanan kepada masyarakat berjalan normal,” katanya. (via)