SUASANA – Suasana debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua (FOTO: INDRI/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Empat Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah melakukan debat perdana di Gelanggang Olahraga (GOR) Futsal SP2-SP5 Timika, 19 Oktober 2024.

Debat perdana yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Tengah mengusung Tema “Menyelesaikan Masalah dan Memajukan Provinsi Papua Tengah”.

Debat perdana diikuti Paslon nomor urut 1 John Wempi Wetipo tanpa Ausilius You (Almarhum), paslon nomor urut 2 Natalis Tabuni dan Titus Natkime, paslon nomor urut 3 Meki Nawipa dan Deinas Geley, serta paslon nomor urut 4  Willem Wandik-Aloysius Giyai, ini dimulai pukul 16:00 WIT.

Diawali penyerahan pertanyaan secara simbolis oleh Ketua Tim Panelis, Laos Deo Calvin Rumayon kepada Ketua KPU Papua Tengah, Jennifer Darling Tabuni.

Setelah itu, mengheningkan cipta mengenang almarhum Ausilius You, Calon Wakil  Gubernur  Papua Tengah.

Debat berlangsung selama 120 menit dengan proporsi 90 menit jalannya debat lebih pada menimbang gagasan Paslon, dan 30 menit jeda iklan layanan masyarakat yang diproduksi KPU Papua Tengah.

Mengawali debat, para Paslon mulai nomor urut 1 sampai 4 dengan penyampaian singkat visi dan misi, menyusul tanya jawab terkait permasalahan di Papua Tengah, baik soal operasional pertambangan Freeport, pendidikan, kesehatan, menurunkan angka kemiskinan ekstrem.

Dalam penyampaian visi dan misi, Paslon John  Wempi Wetipo, S.H., M.M. (JWW) dan Ausilius You, S.Pd., M.M.,M.H, menjelaskan tagline JWW-AYO adalah perubahan dan kesejahteraan dengan visi Papua Tengah  aman dan mandiri.

Menurut JWW, fokus kesejahteraan karena JWW-AYO ingin masyarakat Papua bangkit dan maju.

Termasuk dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, demokratis bebas dari KKN.

Pasalnya, banyak pemerintahan yang gagal karena adanya praktek KKN.

JWW-AYO, juga ingin mewujudkan kuantitas sarana dan prasarana demi mewujudkan masyarakat aman damai dan sejahtera.

Sementara Paslon nomor urut 2, Natalis Tabuni, S.S., M.Si. dan Titus Natkime, S.H., M.M. dalam visi misi, ingin mewujudkan Papua Tengah maju sejahtera dan aman menuju Indonesia emas 2045, dan itu dituangkan dalam delapan visi dan misinya.

Untuk mewujudkan itu, perlu melakukan pemerataan pembangunan serta perbaikan lembaga adat Papua Tengah, juga meningkatkan sekolah bersandar asrama.

Sementara itu, Meki Nawipa, S.H. dan Deinas Geley, S.Sos., M.Si, paslon nomor urut 3, dalam pemaparan visi-misi menjelaskan visi yang diusung, yaitu memajukan Papua Tengah emas, serta Papua berdaya saing.

Pasalnya, semua orang memiliki daya saing dan kesempatan yang sama serta mampu mengelola sumber daya alam yang baik untuk kemajuan generasi orang Papua.

Adapun Paslon nomor urut 4, Willem Wandik, S.E., M.M. dan drg. Aloisius Giyai, M.Kes, dalam visi-misinya, yakni mewujudkan Papua cerah dengan inovasi serta meningkatkan SDM yang sehat dan berdaya saing.

Menurut Willem Wandik, pihaknya pun akan mendorong ekonomi, pembaruan birokrasi, dan stabilitas keamanan.

Trmasuk upaya penanganan stunting dan membangun rumah sakit jiwa serta laboratorium bergerak, karena sampai saat ini Papua Tengah belum memiliki rumah sakit jiwa.

Disamping itu, Jennifer Darling,  Ketua KPU Papua Tengah dalam sambutannya, mengatakan pelaksanaan debat terbuka ini merupakan amanat undang-undang juga Peraturan KPU.

“Debat perdana ini  mengusung tema ‘Menyelesaikan Masalah dan Memajukan Papua Tengah”. 

Kata Darling,  pada debat perdana, Paslon diminta menyampaikan visi dan misi, serta memberikan gambaran kepada masyarakat dalam menempatkan pilihannya  pada Pilkada 27 November 2024 mendatang.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut serta menjaga keamanan di Provinsi Papua Tengah. Kami harap kondisi ini bisa terus berlangsung hingga hari-H nanti,” ujarnya.

Untuk diketahui, empat Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, yakni JWW-AYO diusung  gabungan Partai Politik, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Gerindra dan Partai Gelora.

Paslon nomor urut 2, Natalis Tabuni dan Titus Natkime diusung gabungan Parpol, yaitu Nasdem, Partai Buruh, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Ummat.

Sedangan Paslon nomor urut 3, Meki Nawipa dan Deinas Geley diusung gabungan Parpol, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Selanjutnya, Paslon nomor urut 4, Willem Wandik dan drg. Aloisius Giyai diusung Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrat, Partai Perindo dan Partai Garda Perubahan Indonesia. (eno)