Rahmansyah Chaidir (FOTO: ELISA/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Rahmansyah Chaidir, Kepala PT Pelni Cabang Timika, mengingatkan para penumpang yang melakukan perjalanan menggunakan transportasi laut kapal agar lebih memperhatikan jam keberangkatan.
Hal tersebut karena beberapa penumpang sesampainya di pelabuhan kapal sudah berangkat,” katanya Selasa (5/11).
Dirinya mengatakan, jarak pelabuhan dengan kota Timika cukup jauh, karena itu para penumpang sudah diingatkan saat pembelian tiket agar bisa menyesuaikan keberangkatan dengan memperhitungkan jarak antara Timika dan pelabuhan.
“Jika sudah terjadi keterlambatan, itu bukan kesalahan dari Pelni, karena kapal itu kalau sudah sesuai jadwal berangkat tetap harus berangkat, ” tuturnya.
Sebab keberangkatan kapal ini tidak seperti kendaraan lain yang melakukan keberangkatan dan berhenti begitu saja, sehingga sangat penting masyarakat atau calon penumpang mengetahui jam keberangkatan.
“Beberapa kasus di Pelabuhan Pomako, jika masih lihat penumpangnya ada lari dari portal dermaga itu kami masih bisa minta untuk ditunggu tapi kalau masih dijalan tidak mungkin ditunggu ini perlu dipahami masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, menjelang Natal yang akan datang, untuk para penumpang juga diminta tetap memperhatikan keselamatan dalam menggunakan transportasi laut, guna menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan seperti beberapa waktu lalu.
“Ya memang musibah ini kita tidak tahu, jadi kita harap masyarakat itu memahami ketika kapal masuk harus membuka ruang, begitu juga ABK yang ada sehingga kapal ini bisa bersandar dengan baik, dan untuk saat ini penumpang itu memiliki seat (tempat) jadi tidak usah khawatir tidak dapat tempat jadi tetap hati- hati, jangan terburu-buru sehingga tidak terjadi insiden yang tidak diinginkan,” jelasnya
Sementara dikatakan penggunaan jasa transportasi kapal keluar masuk Mimika mencapai 3 ribu penumpang di Tahun 2023 lalu tapi di tahun ini mengalami peningkatan hingga 4 ribu berdasarkan data.
Ditambahkan keberangkatan penumpang keluar setiap kapal masuk hampir mencapai 100-500 penumpang yang keluar, dari empat kapal Pelni. (bob)








Tinggalkan Balasan