BAKAR BAN – Massa aksi pencari kerja di Manokwari membakar ban di depan Kantor Bupati, mereka menuntut tambahan formasi ASN. (FOTO: MEGA/TIMEX)

MANOKWARI, timikaexpress.id – Ratusan pencari kerja (Pencaker) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Manokwari, Selasa (2/6/2026).

Dalam aksi tersebut, massa membakar ban dan menyampaikan tuntutan agar pemerintah menambah kuota Aparatur Sipil Negara (ASN) serta membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.

Massa menilai peluang kerja yang tersedia saat ini belum sebanding dengan jumlah pencari kerja yang terus meningkat setiap tahun.

Karena itu, mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Manokwari dan pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan tenaga kerja di daerah.

Koordinator aksi mengatakan penambahan formasi ASN menjadi tuntutan utama karena masih banyak putra-putri daerah yang memenuhi syarat, namun belum memperoleh kesempatan bekerja sebagai aparatur pemerintah.

“Kami meminta kejelasan terkait penerimaan ASN dan peluang kerja bagi masyarakat. Banyak lulusan SMA, SMK hingga perguruan tinggi yang masih menunggu kesempatan mendapatkan pekerjaan yang layak,” ujarnya.

Selain itu, massa juga meminta proses rekrutmen ASN dilakukan secara terbuka, transparan, dan berkeadilan dengan tetap memberikan prioritas kepada putra-putri asli daerah yang memenuhi persyaratan.

Aksi yang mendapat pengawalan aparat keamanan tersebut berlangsung tertib.

Para peserta berharap aspirasi yang disampaikan tidak hanya didengar, tetapi ditindaklanjuti melalui kebijakan nyata yang mampu membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat Manokwari.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Manokwari belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan para pencari kerja. (*)

Penulis: Mega Irianti
Editor: Msurits SDP