JENAZAH – Kanit Reskrim Polsek Mimika Timur, Ipda Mikson J. Kafiar saat mendatangi rumah duka di Poumako, Senin (22/4). (FOTO: IST/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Mikael Embecerem Fembes (35) ditemukan tewas terapung di Sungai Apurpi, tepatnya di bawah jembatan pertama di Kampung Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika-Papua Tengah pada 21 April 2024 sekitar pukul 04.30 WIT.

Kapolsek Mimika Timur, AKP Matheus Tanggu Ate, SH kepada Timika eXpress di ruang kerjanya pada Selasa (23/4) mengatakan, pada Senin malam pihaknya menerima informasi dari Wempi Sampaipo (Adik ipar korban,red)  bahwa Mikael ditemukan terapung di Sungai Apurpi Poumako.

“Diketahui bahwa korban sedang sakit malaria dan lambung. Kemudian ia tiba-tiba keluar dari rumah di area ILS Poumako melalui pintu belakang. Wempi Sampaipo sempat berusaha mencari korban hingga ke area Pelabuhan Perikanan dan area Kota Timika namun tidak menemukan korban,” jelasnya.

Pada Senin (22/4) sekira pukul 19.00 WIT, Wempi Sampaipo mendapat informasi dari warga bahwa korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah Jembatan Apurpi, Poumako.

Berdasarkan keterangan Hans Fembes selaku kakak korban bahwa sebelum meninggal Mikael sempat mengalami sakit malaria dan mengakibatkannya hilang kesadaran.

“Pada Sabtu (20/4) sekitar pukul 04.00 WIT korban keluar rumah dan pada Senin (22/4) korban ditemukan meninggal dunia di Sungai Apurpi. Keluarga langsung membawa jenazah korban ke rumah duka di ILS Poumako guna disemayamkan. Jadi, keluarga telah menyatakan bahwa korban meninggal dunia karena sakit malaria, bukan karena disengaja,” pangkasnya. (glt)