PENKES

Malaria Dominasi 10 Besar Penyakit di PKM Mapurujaya

Onna Bunga (FOTO: Gren/TimeX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Sepanjang Juni 2023, penyakit malaria menempati urutan nomor satu dari sepuluh besar penyakit yang ditangani Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Onna Bunga, Kepala PKM Mapurujaya kepada Timika eXpress di PKM Mapurujaya, Senin (3/7), mengatakan dominasi penyakit malaria di wilayah Mimika Timur pada Juni 2023 mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya.

Sepanjang Juni 2023, kasus malaria tercatat 290 kasus, atau meningkat 24 kasus dari Bulan Mei 2023 yang hanya 266 kasus. Sedangkan pada April 2023 tercatat 277 kasus malaria.

“Setelah malaria disusul ISPA sebanyak 214 kasus, vulnus 58 kasus, common cold 47 kasus, gastritis 37 kasus, hipertensi 32 kasus, myalgia 27 kasus, cefalgia 20 kasus, diare 19 dan abses 17 kasus,” terangnya.

Menurut Onna kerap ia disapa, meningkatnya kasus malaria di PKM Mapurujaya, ini disebabkan oleh beberapa faktor,  yakni banyaknya genangan air di sekitar rumah-rumah warga, lingkungan tempat tinggal yang kurang bersih, pola makan tidak teratur, dan masih adanya warga yang sering keluar rumah pada malam hari tanpa memakai baju, serta beberapa faktor lainnya.

Untuk itu, pihak PKM Mapurujaya intens turun ke lima kampung dan satu kelurahan di Distrik Mimika Timur untuk memberikan edukasi sekaligus melakukan upaya pencegahan malaria.

“Kami biasanya turun edukasi dan sosialisasi ke masyarakat setiap Hari Selasa dan Jumat setiap minggunya. Kami pun selalu tekankan supaya masyarakat terapkan pola hidup bersih dan sehat agar dapat meminimalisir kasus malaria atau 10 besar penyakit di Mimika Timur,” ungkapnya.

Dikatakannya, khusus kasus malaria di Bulan Juni, jika dibadingkan dengan tiga bulan sebelumnya mengalami penurunan.

“Kami berharap masyarakat di lima kampung dan satu kelurahan di Distrik Mimika Timur bisa menjaga pola hidup sehat dan bersih mulai dari diri sendiri, lingkungan keluarga dan sekitarnya agar dapat meminilamisir kasus malaria termasuk 10 besar penyakit lainnya,” demikian Onna. (glt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button