PEMBINAAN — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menggelar Sosialisasi Pembinaan LPKS Kabupaten Mimika Tahun 2026 di Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (27/8/2026). (FOTO: ISTIMEWA)
MIMIKA, timikaexpress.id – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi memperkuat pembinaan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) guna meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal.
Upaya tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Pembinaan LPKS Kabupaten Mimika Tahun 2026 di Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (27/8/2026).
Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja, Jehuda B. Akobiarek, mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan Mimika.
Menurutnya, potensi ekonomi dan peluang kerja yang terus berkembang harus diimbangi dengan kesiapan tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.
“Pembangunan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kompetensi, etos kerja, disiplin, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Ia menilai LPKS memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru.
Karena itu, pemerintah meminta LPKS tidak hanya mengejar jumlah peserta atau sertifikat, tetapi memastikan lulusannya memiliki keterampilan praktis, sikap kerja, disiplin, dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Pengelola LPKS juga didorong memperkuat kelembagaan, memenuhi ketentuan perizinan, meningkatkan kualitas instruktur, serta menyediakan sarana dan metode pelatihan yang sesuai standar.
Selain itu, program pelatihan harus disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri serta perkembangan teknologi agar lulusan memiliki peluang lebih besar terserap di pasar kerja.
Pemkab Mimika juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, LPKS, dunia usaha, dunia industri, dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun ekosistem pelatihan kerja yang berkualitas.
Jehuda berharap pembinaan tersebut tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi menghasilkan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas lembaga pelatihan dan kompetensi tenaga kerja lokal.
“Generasi muda Mimika diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi tenaga kerja yang kompeten, produktif dan berdaya saing, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan,” katanya. (*)


























Tinggalkan Balasan