SAMBUTAN– 61 peserta calon anggota DPRK Mimika mendengarkan sambutan dari Kepala Bakesbangpol Mimika, Yan S. Purba pada pembukaan tes tertulis dan wawancara di Hotel Grand Tembaga, Senin (18/11/2024) (FOTO: INDRI/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Sebanyak 61 peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika jalur pengangkatan periode 2024-2029, pada Senin (18/11/2024), mulai menjalani tes tertulis dan wawancara di Hotel Grand Tembaga.
Adapun 61 peserta yang mengikuti tes terdiri dari 19 figur perempuan dan 42 laki-laki.
Dari 61 peserta ini akan berjuang memperbutkan 9 kuota kursi DPRK Mimika, dan 30 persen mengakomodir keterwakilan figur perempuan dalam lembaga ini.
Pelaksanaan tes dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Mimika, Yan S. Purba.
Dalam sambutannya, Yan mengungkapkan, pasca tes, selanjutnya pengumuman menjadi keputusan Panitia Seleksi (Pansel).
“Keputusan lolos tidaknya akan dilihat berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara, maka saya harap semua calon DPRK Mimika, bisa mengeluarkan semua kemampuan terbaik yang dimiliki, supaya bisa memperoleh hasil sesuai yang diharapkan,” kata Yan.
Pasalnya, sesuai arahan dari PJ Gubernur Provinsi Papua Tengah, hasil tes tidak bisa diitervensi oleh siapa pun dan pihak manapun, karena siapapun dia yang duduk di kursi DPRK Mimika nantinya, mereka merupakan figur-figur terbaik.
Diharapnya pula, Pansel bekerja secara professional, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat Mimika lima tahun ke depan.
“Saya harap Pansel bekerja profesional tanpa ada intervensi sehingga menghasilkan anggota DPRK Mimika yang berkualitas, yang benar-benar memperjuangkan aspirasi masyarakat,” serunya.
Sementara Ketua Pansel DPRK Mimika, Yunias Kulla mengharapkan kepada 61 peserta calon anggota DPRK mengikuti semua tahapan proses dengan baik sehingga menghasilkan anggota DPRK Mimika yang mewakili masyarakat Amungme dan Kamoro.
“Kami pun berharap seluruh tahapan berjalan dengan baik tanpa ada kendala hingga proses akhir. Dan kita bisa lihat figur-figur yang nantinya terpilih dari proses seleksi ini, mau berkerja untuk kepentingan masyarakat di tanah ini,” pungkasnya. (eno)








Tinggalkan Balasan