(FOTO:SOURCE/GOOGLE)
TIMIKA,TIMIKAEXPRESS.id – Lima distrik di Kabupaten Intan Jaya akan melakukan pemilihan suara susulan atas rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Intan Jaya, dikarenakan kondisi keamanan dan rentang geografi yang sulit, sehingga logistik lambat didistribusikan.
Demikian disampaikan Jennifer Darling Tabuni, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua usai melakukan pemantauan pleno di Graha Eme Neme Yauware, Senin (19/2).
“Memang di Intan Jaya ada lima distrik yang akan kita lakukan Pemilu susulan karena banyak kendala yang dihadapi penyelenggara saat akan pendistribusian logistik, dan ada distrik yang nengalami konflik,” ujar Jennifer.
Katanya akibat keamanan, helikopter yang membawa logsitik tidak bisa melakukan pendaratan di Lapangan Terbang (Lapter) karena ditembaki oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan kondisi inilah , Bawaslu Intan Jaya merekomendasikan agar dilakukan pemilihan susulan namun hanya bisa dipusatkan di Distrik Sugapa.
Sehingga nantinya semua masyarakat di lima distrik diminta untuk bergeser ke Sugapa.
“Pemilihan ulang akan kita gelar setelah pelantikan komisioner KPU, dalam minggu ini,” pungkasnya.
>>Lebih dari Satu TPS di Nabire akan PSU
Selain di Intan Jaya, lebih dari satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Nabire akan dilakukan Pemilihan Suara Ulang (PSU), hal ini berdasarkan rekomendasi Bawaslu, usai ada temuan-temuan di lapangan saat pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari lalu.
“Pokoknya lebih dari satu TPS yang nantinya akan PSU, kami sudah terima surat rekomendasi dari Bawaslu,”ujar Jennifer.
Pasalnya, dari hasil laporan, ada beberapa TPS yang ditutup lebih awal, sebelum waktunya, tidak sesuai dengan waktu tetapkan oleh KPU, yaitu pukul 13:00 WIT
“Katanya petugas KPSS tutup TPS lebih cepat, jadi masyarakat laporkan, kurang tahu mungkin petugas tutup karena mau cepat-cepat pulang, apalagi itu bertepatan dengan hari kasih sayang,” ujarnya.
Sejauh ini kata Jennifer, PSU hanya terjadi di Nabire saja, sedang untuk kabupaten lainnya, sejauh ini pelaksanaan Pemilu berjalan aman.
Sedangkan untuk KPPS yang ada di Provinsi Papua Tengah, saat ini semuanya dalam kondisi baik, tidak ada yang meninggal seperti yang terjadi di daerah-daerah lain.
“Puji Tuhan semua anggota KPPS kami sehat, mereka bisa lakukan tugas mereka hingga pemilihan selesai,” pungkasnya. (ela)









Tinggalkan Balasan