AKP Fajar Zadiq (FOTO: GREN/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Kasus pembunuhan sadis terhadap tiga warga di tiga lokasi berbeda masih misterius.

Meski demikian, penyidik gabungan Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus yang terjadi sejak 18 Desember 2024 lalu.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Fajar Zadiq kepada Timika eXpress, Senin (13/1/2025), mengatakan pihaknya masih terus menyelidiki pelaku tiga kasus pembunuhan tersebut.

“Sudah terindikasi ada beberapa saksi akan kita mintai keterangan, hanya saja saksinya masih berada di luar Timika. Memang kami alami kendala dalam penyelidikan kasus ini karena minimnya saksi, juga lokasi kejadian yang sepi dan gelap, tapi kami tetap berupaya hingga serangkaian kasus pembunuhan ini terungkap,” pungkasnya.

Adapun tiga warga sipil yang dihabisi nyawanya secara sadis oleh oknum pelaku yang masih dalam penyelidikan Polres Mimika, jazadnya ditemukan  di tiga lokasi berbeda.

Pertama, jenazah Frans Rendi Kambey (22) ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di kawasan sekitar Lapangan 23, Jalan Agimuga-Mile 32, Kampung Karya Kencana, Distrik Kuala Kencana sekitar pukul  19.35 WIT.

Korban yang tinggal di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Koperapoka, pertama kali ditemukan oleh warga dengan tiga luka bacok senjata tajam di bagian kanan leher, pipi kanan hingga hidung dan bagian mulut.

Menyusul kasus pembunuhan yang menimpa korban MB (49), yang juga ditemukan meninggal dunia  di kawasan Irigasi, tembusan Jalan SP2-SP5 pada Kamis (19/12/2024) sekitar pukul 05.00 WIT.

Kasus pembunuhan sadis ketiga menimpa seorang pria dewasa yang diidentifikasi bernama Muhamad Irfan Laelaem (48).

Irfan yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Myanmar ini ditemukan tewas di lokasi bekas galian C, tepatnya di belakang Venue Aeromodeling, Kampung Minabua pada 19 Desember 2024 sekitar pukul 13.00 WIT. (via)