KORBAN – Tampak korban begal yang tersebar di WAG, Kamis (2/5). (FOTO: GREN/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Fajar Zadiq membantah video begal di SP 1 Timika yang beredar di WA grup pada Kamis (2/5). Pasalnya, kejadian tersebut terjadi di Nabire bukan di Timika.

“Itu hoax, karena video yang beredar tersebut bukanlah terjadi di SP 1, tetapi terjadi di Kampung Kalisemen di Distrik Nabire Barat,” jelas Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Fajar Zadiq kepada Timika eXpress pada Kamis (2/5).

Ia pun mengimbau, kepada semua warga masyarakat di Timika agar menjadikan video tersebut sebagai pembelajaran supaya berhati-hati dalam melakukan aktivitas setiap hari.

“Bagi masyarakat yang tidak punya kepentingan ataupun aktivitas di malam hari, agar tidak keluar rumah guna mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama. Karena pada dasarnya masyarakat harus menjadi polisi bagi diri sendiri dan selalu berhati-hati dalam melakukan aktivitas setiap hari,” imbuhnya,

Perlu diketahui, dalam video begal yang tersebar di WA grup tersebut terjadi di Nabire pada Kamis (2/5) pukul 05.00 WIT. Video tersebut viral dan membuat warga di Timika merasa takut dan kesal akibat video tersebut.

Sebab dalam video tersebut terlihat seorang bapak mengenakan baju kaos warna biru dan juga celana panjang biru sambil memakai helm warna hitam dan tangan sebelah kanan terputus akibat dibegal. (glt)