FOTO BERSAMA – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat foto bersama rombongan saat meninjau Komando Strategis (Kotis) Koops TNI Habema, Marshalling Area di Yonif 754/ENK pada Selasa (12/11/2024). (FOTO: GREN/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam Kunjungan Kerja (Kunker) ke Timika, Selasa lalu, mengungkap rahasia operasi perang gerilya kepada prajurit TNI di Mimika, Papua Tengah.
Pasalnya, prajurit Indonesia terkenal paling jago operasi perang gerilya sedunia.
Ia menyebut, operasi perang gerilya yang paling dominan adalah merebut hati rakyat.
“Jangan pernah jahat sama orang lemah, dan jangan menyakiti orang yang tidak berdaya,” tegasnya saat memberi arahan kepada Satgas Koops TNI Habema dan prajurit Yonif 754/ENK seusai meninjau marshalling area Yonif 754/ENK.
Pada kesempatan itu, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengaku telah menerima banyak masukan dan akan memaksimalkan operasional ke depannya.
“Kita akan masimalkan, mudah-mudahan secepatnya bisa didukung. Intinya kalian siap tempur, disiplin dan jangan lengah di medan tugas. Saya yakin kalian akan berhasil membela negara dan bangsa, jangan ragu dengarkan apa yang disampaikan oleh komandan kalian,” pesannya.
Jenderal bintang empat ini pun mengatakan, ketika dirinya bertemu para prajurit disini (Timika-Red), serasa ingin bergabung lagi dalam penugasan seperti Koops TNI Habema dan prajurit Yonif 754/ENK.
“Kalau saya lihat perkembangan kalian ini, saya ingin gabung lagi dalam penugasan. Peningkatan kalian cukup signifikan, ke depan kita akan terus tingkatkan,” ujarnya.
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga mengungkapkan, Kunkernya sekaligus ingin melihat langsung apa saja kekurangan Koops TNI Habema dan personil Yonif 754/ENK.
Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam Kunker ke Papua didampingi 31 Pejabat Mabesad dan 14 Pejabat Kodam XVII/Cenderawasih. (via)








Tinggalkan Balasan