PERPISAHAN – Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman diusung keluar Mapolres Mimika oleh personel Polres Mimika saat apel perpisahan di Mako Polres Mimika, Jalan Agimuga Mile 32, Jumat (11/7/2026). (FOTO: IST/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Apel pagi di Mapolres Mimika, Jumat (11/7/2026), bukan sekadar rutinitas.
Bagi AKBP Billyandha Hildiario Budiman, momen itu menjadi penutup perjalanan selama sekitar 18 bulan memimpin Polres Mimika.
Masa penugasan yang diwarnai berbagai dinamika keamanan sekaligus upaya membangun fondasi kelembagaan kepolisian di salah satu wilayah strategis di Papua Tengah.
Di hadapan seluruh personel, Billyandha tidak hanya menyampaikan salam perpisahan setelah mendapat amanah baru sebagai Kasubbidsendak Bidyanmas Baintelkam Polri.
Ia juga meninggalkan sejumlah pesan, harapan, dan evaluasi atas perjalanan yang telah dilalui bersama jajarannya.
Suasana haru terlihat ketika prosesi pelepasan berlangsung.
Setelah apel selesai, personel mengusung Billyandha keluar dari Mako Polres Mimika sebagai bentuk penghormatan atas kepemimpinannya.
Dalam sambutannya, Billyandha menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk memimpin Polres Mimika.
Ia mengakui jabatan tersebut menjadi pengalaman penting dalam perjalanan kariernya karena merupakan penugasan pertama sebagai Kapolres sekaligus pengalaman perdana bertugas di Tanah Papua.
“Begitu saya datang, saya langsung dihadapkan dengan berbagai dinamika yang luar biasa. Semua itu menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel apabila selama menjalankan tugas terdapat sikap maupun ucapan yang kurang berkenan.
“Saya atas nama pribadi dan keluarga memohon maaf apabila selama bertugas di sini ada tutur kata yang kurang berkenan. Kalau masih ada utang kepada siapa pun, silakan disampaikan. Saya tidak ingin meninggalkan beban setelah bertugas dari sini,” katanya.
Membangun Soliditas di Tengah Tantangan
Menurut Billyandha, tantangan terbesar selama memimpin Polres Mimika bukan hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum, tetapi juga menjaga soliditas internal di tengah kompleksitas wilayah yang memiliki karakteristik sosial dan geografis berbeda dengan daerah lain.
Karena itu, pesan yang paling ia tekankan kepada seluruh personel adalah menjaga kekompakan organisasi.
“Tolong rekan-rekan tetap kompak dan selalu menjaga kesehatan. Itu yang paling penting,” ujarnya.
Ia meyakini kekompakan menjadi modal utama institusi kepolisian dalam memberikan pelayanan sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Mimika.
Billyandha juga meminta seluruh personel memberikan dukungan penuh kepada Kapolres Mimika yang baru, AKBP Alredo, agar proses estafet kepemimpinan berjalan baik dan seluruh program organisasi dapat terus berlanjut.
“Saya juga tidak sempurna dan masih banyak kekurangan dalam memimpin Polres Mimika. Untuk itu saya mohon maaf kepada seluruh anggota,” katanya.
Warisan Organisasi
Di luar tugas operasional, Billyandha mengaku bersyukur karena sejumlah agenda penguatan kelembagaan berhasil didorong selama masa kepemimpinannya.
Salah satunya adalah upaya memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang menjadi syarat penting dalam peningkatan status Polres Mimika menjadi Polresta.
“Mudah-mudahan bulan depan Polres Mimika bisa memperoleh WBK. Itu menjadi salah satu syarat untuk naik tipe menjadi Polresta,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan status tersebut bukan sekadar perubahan nomenklatur, melainkan akan membawa konsekuensi positif berupa penambahan personel, penguatan struktur organisasi, hingga peningkatan kapasitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua. Saya berharap apa yang sudah dibangun dapat dilanjutkan,” katanya.
Selain itu, Billyandha juga menitipkan sejumlah rencana pengembangan organisasi kepada penerusnya, termasuk pembangunan pos kepolisian di kawasan perbatasan Puriri serta rencana pembangunan dua Polsek baru di wilayah Kapiraya dan Kokonao untuk memperluas jangkauan pelayanan kepolisian.
Estafet Kepemimpinan
Mutasi jabatan Billyandha merupakan bagian dari penyegaran organisasi di lingkungan Polri sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1339/VI/2026 tertanggal 25 Juni 2026.
Berdasarkan surat tersebut, Billyandha dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kasubbidsendak Bidyanmas Baintelkam Polri.
Sementara tongkat komando Polres Mimika selanjutnya akan dipegang AKBP Alredo Rumbiak yang sebelumnya menjabat Kapolres Nduga, Polda Papua Tengah.
Pergantian kepemimpinan ini sekaligus menandai babak baru bagi Polres Mimika untuk melanjutkan berbagai program penguatan institusi yang telah dirintis, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan organisasi, hingga target peningkatan status menjadi Polresta.
Bagi Billyandha, keberhasilan seorang pemimpin bukan semata diukur dari lamanya menjabat, melainkan dari fondasi yang ditinggalkan agar dapat diteruskan oleh pemimpin berikutnya.
Itulah pesan yang ia titipkan kepada seluruh personel saat mengakhiri masa tugasnya di Mimika. (*)
Penulis: Gren Telaubun
Editor: Maurits SDP















Tinggalkan Balasan