Mateus Sedan (FOTO: ELISA/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Pemerintah Distrik Wania melakukan tinjauan ke Pasar SP 4, di Kelurahan Wonosari Jaya untuk memantau aktivitas pedagang di wilayah tersebut. Dalam kesempatan itu, pemerintah distrik meminta para pedagang untuk berjualan di dalam pasar, bukan di luar pasar.
Menurut pemerintah distrik, kendala yang dihadapi adalah adanya oknum-oknum tertentu yang memungut pajak dari pedagang, sehingga membuat pedagang enggan berjualan di dalam pasar.
“Kita sudah berupaya untuk mengatasi masalah ini, termasuk mengajukan anggaran untuk pengawasan, tapi sayangnya tidak ada persetujuan dari dinas terkait,” kata Matius Sedan, Kepala Distrik Wania saat ditemui Timika eXpress, Selasa (11/2).
Matius mengatakan, bahwa mereka ingin mengaktifkan kembali pasar ini, yang saat ini memiliki sekitar 30-an pedagang.
“Kita ingin membuat pasar ini menjadi lebih aktif dan ramai, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” katanya.
Menurutnya, di wilayah tersebut telah dibagikan bener los untuk pedang cakar bongkar, pedang ikan, sayur-mayur, dan campuran berjualan di pasar tersebut.
Namun, setelah pengawasan dari kepolisian dan pemerintah setempat berhenti, pasar tersebut kembali mengalami kendala.
Terutama adanya oknum tertentu yang datang memungut pajak, yang menyebabkan pedagang enggan berjualan di los yang sudah dibangun.
Dirinya juga berharap dapat bekerja sama dengan Satpol PP, pihak kepolisian, dan pihak lainnya untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh pedagang di Pasar SP 4 Kelurahan Wonosari Jaya agar kembali ramai dan aktif.(bob)








Tinggalkan Balasan