IMBAUAN – Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, mengimbau pelaku usaha galian dan angkutan material berdebu menghentikan sementara aktivitasnya untuk mengurangi polusi debu di tengah kondisi kabut asap di Timika. (FOTO: DOK. PRIBADI)
MIMIKA, timikaexpress.id – Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, mengimbau pelaku usaha galian dan angkutan material berdebu untuk menghentikan sementara aktivitasnya menyusul memburuknya kualitas udara di Kota Timika akibat kabut asap.
Imbauan tersebut dikeluarkan untuk mengurangi polusi debu yang dapat memperburuk kondisi udara dan berdampak pada kesehatan masyarakat, terutama warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Aktivitas yang diminta dihentikan sementara meliputi penggalian dan pengangkutan material pasir, sirtu, batu, tanah, serta material sejenis yang berpotensi menimbulkan debu, khususnya di wilayah perkotaan Distrik Mimika Baru.
Merlyn mengatakan, pihaknya memahami bahwa kegiatan tersebut menjadi sumber mata pencaharian bagi sebagian masyarakat.
Namun, dalam kondisi udara yang memburuk, perlindungan kesehatan warga harus menjadi prioritas.
“Kami memahami ada aktivitas ekonomi dan mata pencaharian di dalamnya. Namun untuk sementara, kesehatan masyarakat harus kita letakkan di atas kepentingan lainnya,” ujarnya.
Pemerintah Distrik Mimika Baru berharap seluruh pelaku usaha dapat memahami dan mendukung imbauan tersebut guna membantu menjaga kualitas udara dan melindungi kesehatan masyarakat.
Warga juga diimbau tetap waspada terhadap dampak kabut asap selama kondisi udara belum membaik.
“Masyarakat kita sudah cukup terpapar asap. Jangan kita tambah lagi dengan debu,” tutupnya. (*)









Tinggalkan Balasan