Samuel Yogi (FOTO:MEGA IRIANTI/TIMEX)

TIMIKA, timikaexpress.id – Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika memastikan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di sejumlah kampung berjalan dengan baik dan terus dipantau secara berkala.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika, Samuel Yogi, mengatakan pemerintah daerah akan menambah tenaga pendamping untuk memperkuat pengawasan dan pembinaan koperasi di lapangan.

“Koperasi saat ini berjalan dan masih dalam pemantauan. Dalam satu hingga dua minggu ke depan, kami harapkan ada penugasan pendamping tambahan agar pengawasan dan pembinaan bisa lebih maksimal,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Menurut Samuel, berdasarkan laporan dari pengurus dan pengawas koperasi, operasional Kopdes di wilayah kampung sejauh ini berjalan cukup baik.

Namun, penguatan tata kelola tetap diperlukan agar kinerja koperasi semakin optimal.

Ia menjelaskan, pengelolaan koperasi dilakukan oleh masyarakat lokal berdasarkan hasil musyawarah kampung, sehingga keterlibatan warga menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.

“Semua kampung, baik di wilayah pesisir maupun pegunungan, dikelola oleh anak daerah sendiri. Ini penting agar masyarakat benar-benar terlibat langsung,” katanya.

Sementara itu, tenaga pendamping yang bertugas berasal dari program pusat, termasuk asisten bisnis dalam program Koperasi Merah Putih.

Selain pendamping, pengawasan juga melibatkan ketua pemuskam, kepala kampung, serta anggota pengawas koperasi.

Samuel menambahkan, pemerintah akan terus melengkapi fasilitas koperasi secara bertahap guna mendukung operasional di lapangan.

“Ini baru langkah awal. Ke depan fasilitas akan terus dilengkapi sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, sejumlah bantuan seperti bahan bakar minyak (BBM) telah mulai disalurkan.

Ke depan, diharapkan ada dukungan tambahan berupa dana bergulir dari kementerian, termasuk potensi bantuan pembiayaan lainnya.

“Harapan kami ada dana bergulir sehingga koperasi ini bisa berkembang dan menjadi percontohan,” katanya. (*)

Penulis : Mega Irianti
Editor   : Maurits SDP