Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak. (FOTO:GREN/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak mengajak para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama yang masih di bawah umur dan masih beraktivitas atau berkendara hingga larut malam.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah anak menjadi korban begal maupun berbagai bentuk kejahatan jalanan.
Imbauan itu disampaikan Kapolres usai mengikuti kegiatan reses Komisi III DPR RI di Hotel Rimba Papua, Timika, Jumat (24/7/2026).
Menurut Alredo, berbagai tindak kriminal kerap terjadi karena adanya kesempatan. Karena itu, pengawasan keluarga menjadi salah satu langkah pencegahan yang paling efektif.
“Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat, tetapi juga karena ada kesempatan. Saya masih melihat anak-anak yang berkeliaran hingga malam, bahkan ada yang masih di bawah umur mengendarai sepeda motor. Kondisi seperti itu bisa dimanfaatkan pelaku kejahatan,” ujarnya.
Kapolres mengaku masih sering menemukan pelajar berada di luar rumah hingga larut malam.
Bahkan, dalam salah satu kesempatan, ia mendapati seorang remaja perempuan berusia sekitar 16 tahun mengendarai sepeda motor bersama seorang laki-laki.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat berisiko karena anak-anak belum memiliki kemampuan untuk menghadapi situasi kriminal apabila menjadi sasaran pelaku kejahatan.
“Kalau motornya dirampas orang, apakah anak itu bisa melawan? Tentu tidak. Karena itu, peran orang tua sangat penting,” katanya.
Selain mengimbau orang tua agar lebih tegas membatasi aktivitas anak pada malam hari, Kapolres juga menegaskan pihaknya akan terus melakukan penertiban terhadap pengendara di bawah umur maupun kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan dokumen.
Anak-anak yang terjaring akan diantar pulang, sementara kendaraan akan diamankan hingga diambil langsung oleh orang tua sebagai bentuk edukasi dan pencegahan.
Di sisi lain, Alredo juga mengajak masyarakat dan para pelaku usaha memasang kamera pengawas (CCTV) di kawasan pertokoan, tempat usaha, maupun permukiman.
Menurutnya, keberadaan CCTV sangat membantu aparat dalam mencegah sekaligus mengungkap tindak kejahatan.
Ia mencontohkan keberhasilan polisi mengungkap kasus dengan menangkap lima pelaku dalam waktu kurang dari dua jam berkat dukungan rekaman CCTV yang memudahkan proses identifikasi.
“Kami berharap masyarakat ikut berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan. Pengawasan orang tua dan pemasangan CCTV menjadi langkah sederhana, tetapi sangat efektif untuk mencegah kejahatan,” pungkasnya. (via)














Tinggalkan Balasan