Wakil Ketua Komisi II DPRK Mimika, Mariunus Tandiseno. (FOTO:YESON WENDA/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id — Asap tebal yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Mimika dalam dua hari terakhir mendapat perhatian DPRK Mimika.
Kondisi tersebut dinilai perlu segera diantisipasi karena dapat berdampak pada kesehatan masyarakat dan aktivitas transportasi.
Wakil Ketua Komisi II DPRK Mimika, Mariunus Tandiseno, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) mengambil langkah cepat dengan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan selama kualitas udara menurun akibat kabut asap.
“Perlu ada imbauan kepada masyarakat agar menjaga kesehatan selama kondisi udara dipenuhi asap,” kata Mariunus.
Perhatian khusus, lanjut dia, perlu diberikan kepada anak-anak sekolah yang setiap hari beraktivitas di luar ruangan maupun berada di lingkungan sekolah.
Menurutnya, langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini agar kondisi asap tidak menimbulkan dampak kesehatan yang lebih luas di tengah masyarakat.
Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila asap semakin pekat.
Warga yang harus beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagaimana disebutkan dalam laporan tersebut, kabut asap yang menyelimuti Mimika berasal dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah Merauke, Papua Selatan.
Kondisi itu diperparah tiupan angin dari arah Australia yang membawa partikel asap hingga ke Mimika.
Kabut asap juga berdampak pada sektor transportasi udara.
Sejumlah penerbangan dengan tujuan Mimika dilaporkan mengalami penundaan hingga pengalihan pendaratan.
DPRK Mimika berharap pemerintah daerah melalui Dinkes berkoordinasi dengan sekolah dan instansi terkait untuk memastikan kondisi kesehatan anak-anak tetap terpantau selama kabut asap masih terjadi. (cr-73)








Tinggalkan Balasan