FGD OTSUS — Peserta Focus Group Discussion (FGD) Otsus 2026 berfoto bersama usai kegiatan sosialisasi penyusunan laporan syarat salur dana Otsus dan DTI tahap II di Hotel Grand Tembaga, Mimika, Selasa (5/5/2026). (FOTO:MEGA IRIANTI/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id — Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan pentingnya ketepatan dan kualitas laporan sebagai syarat utama pencairan dana Otonomi Khusus (Otsus) dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) tahap II tahun 2026.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika di Hall Room Hotel Grand Tembaga, Selasa (5/5/2026).

Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Yohana Paliling, menyebut kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan perangkat daerah dalam memenuhi syarat penyaluran dana.

Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakannya, Yohana Paliling, menegaskan bahwa seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) pengelola dana Otsus dan DTI harus serius dalam penyusunan laporan.

“Setiap OPD harus memastikan konsistensi penggunaan anggaran, capaian target, serta output program yang jelas dan terukur,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketepatan waktu dalam penyampaian laporan menjadi faktor krusial karena menjadi syarat utama pencairan dana tahap II yang mencapai 45 persen dari total pagu anggaran.

FGD ini juga menjadi momentum evaluasi kinerja pemerintah daerah, sekaligus mengukur sejauh mana program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP).

Program di sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga infrastruktur dasar diharapkan berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik di wilayah perkotaan, pegunungan, maupun pesisir.

Melalui forum ini, Pemkab Mimika mendorong seluruh OPD untuk lebih aktif, disiplin, dan bertanggung jawab dalam pengelolaan anggaran, guna memastikan pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan. (*)

Penulis : Mega Irianti
Editor   : Maurits SDP