AKBP I Komang Budiartha (FOTO: GREN/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Guna mengantisipasi potensi kerawanan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mimika 2024, Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha menyebut situasi Kamtibmas di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah menjadi atensi utama.

Karena pelaksanaannya dilakukan serentak pada 27 November 2024 sehingga potensinya relatif cukup signifikan.

Untuk itu, Polres Mimika berencana menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama pihak penyelenggara, dalam hal ini KPU dan Bawaslu juga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika terkait penempatan personel di daerah merah (Red Zone) seperti Distrik Alama dan beberapa lainnya di wilayah setempat.

Namun, secara khusus, Kapolres Mimika mengungkapkan bahwa daerah merah kemungkinan tidak ditempatkan personel untuk pengamanan Pilkada.

“Daerah-daerah rawan OPM, kemungkinan kita tidak tempatkan personel disana, karena kita jaga dan menjaga agar pelaksanaan Pilkada dapat berjalan aman dan nyaman”.

Demikian dikatakan Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha kepada awak media di Pusat Pemerintahan SP3 pada Senin (2/9/2024).

Meski demikian, ia menyatakan bahwa Pilkada 2024 di Mimika harus berjalan aman.

Kata Kapolres Mimika, pihaknya akan menyiagakan 469 personel untuk pengamanan Pilkada 2024.

“ 469 personel pengamanan ini akan dibackup oleh Brimob B Pelopor Sat Brimob Polda Papua, termasuk dibackup juga dari Satgas dengan berdasar pada eskalasi situasi pada Pilkada nanti,” tandasnya. (glt)